SELAPATPANJANG - Saat ini terjadi krisis listrik di PLN Rayon Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Setiap pemadaman listrik, ponsel yang menggunakan provider Telkom dan 3 otomatis akan terganggu jaringannya.

Di Selatpanjang, beberapa pekan terakhir memang mengalami defisit daya setelah beberapa bulan lalu terjadi kebakaran di panel kubikel. Akibat kebakaran itu, PLN Rayon Selatpanjang memberlakukan pemadaman bergilir.

Pola pemadaman bergilir yang sebelumnya 6:1, pada akhirnya menjadi 2:1. Pemadaman 1/3 dari total pelanggan itu setiap sore sekitar pukul 17.30 WIB hingga pukul 22.30 WIB.

Setiap kali pemadaman, dapat dipastikan jaringan ponsel ikut terganggu. Beberapa pelanggan Telkom merasakan hal itu. Juga terjadi pada pelanggan 3.

"Kalau jaringan 3G seringkali SOS, kalau EDGE susah untuk browsing," ujar Mamad, salah seorang warga Selatpanjang.

Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Kepulauan Meranti Mulyono SE mengaku sangat menyayangkan hal itu terjadi. Karena menurut Mulyono, harusnya provider sebesar Telkom memaksimalkan pelayanan pada pelanggan. Tambah Mulyono, provider harus menyediakan generator agar saat listrik padam jaringan Telkom tidak terganggu.

"Mereka harus punya generator, kalau itu tidak dilakukan, berarti ini telah mengabaikan konsumen," kata Mulyono.

Mulyono juga berharap pengurus Telkom pusat untuk memantau dan mengevaluasi pengurus Telkom di daerah, terutama Kepulauan Meranti. "Kalau kondisi seperti ini, sangat merugikan konsumen. Kita membayar cukup mahal, tapi tidak mendapat pelayanan yang maksimal," tambahnya.