
PEKANBARU - Bentrok massa antar Ormas di Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar, Rabu (27/4/2016), memicu situasi tidak nyaman bagi warga setempat. Anggota Komisi A DPRD Riau Nasril, S.Ag, MA mengaku prihatin dan meminta semua pihak untuk menahan diri.
Nasril mengatakan, Kampar selama ini dikenal sebagai negeri yang tentram dan cinta damai. Sepatutnya aksi bentrok ini stidak terjadi dan tidak terulang lagi. Aksi ini tidak hanya merugikan pihak yang bertikai, tetapi juga masyarakat Kampar pada umumnya.
"Mari kita bersatu, kembali pada adat masyarakat Kampar yang saling menghargai ninik mamak dan cinta pesatuan. Apalagi tidak lama lagi memasuki bulan suci Ramadhan serta menjelang Pemilukada di Kampar. Keamanan ini sangat penting," sampai politisi Demokrat dari daerah pemilihan Kampar tersebut.
Nasril menyebutkan, hal ini tidak akan terjadi, apalagi rasa toleransi dan mencintai sesama, tertanam dalam hati masyarakat. Hadirnya organisasi sesuai tujuan adalah untuk membina masyarakat dalam menjalin persatuan dan kesatuan.
"Kembali saja pada dasar awal hadirnya organisi itu untuk mempersatukan kita agar menjalin tali silaturahmi. Jangan malah organisasi sebagai ajang untuk unjuk kekuatan," tutupnya. ***