PEKANBARU – Kecamatan Tuah Madani kembali menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) sebagai agenda syiar Islam yang ditunggu masyarakat setiap tahun. MTQ Ke-V yang dipusatkan di Masjid Darul Aman, Jalan Marsan, resmi dibuka Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, SE MM, Kamis (2/10/2025).

Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai kelurahan di Kecamatan Tuah Madani. Mereka berkompetisi dalam sejumlah cabang seperti tilawah, tahfiz, tartil, hingga syarhil Qur’an. Sejak pagi, masyarakat terlihat antusias mengikuti rangkaian acara yang diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan parade kafilah.

GoRiau

Dalam sambutannya, Agung menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat masyarakat serta kerja keras panitia, pengurus masjid, dan mushala yang berperan aktif menyukseskan kegiatan. Ia menilai MTQ tingkat kecamatan merupakan pondasi penting dalam pembinaan generasi Qur’ani di Kota Pekanbaru.

"Kita berharap melalui MTQ ini bisa melahirkan qari dan qariah generasi penghafal Al-Qur'an dan dapat mengamalkannya di kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemko Pekanbaru memberikan piagam penghargaan kepada pengurus masjid dan mushala yang selama ini aktif mendukung kegiatan keagamaan di Kecamatan Tuah Madani. Agung menyebut bahwa peran pengurus rumah ibadah sangat penting dalam membentuk karakter religius masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia juga berharap peserta MTQ tahun ini bisa menjadi cikal bakal perwakilan Pekanbaru dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Riau. Menurutnya, Pekanbaru memiliki banyak potensi qari dan qariah yang perlu terus didorong agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami mendorong seluruh peserta meningkatkan kemampuan agar dapat mengharumkan nama Kota Pekanbaru dalam ajang MTQ mendatang,” tambahnya.

Agung mengungkapkan rasa syukur karena rangkaian MTQ berlangsung lancar, tertib, dan penuh kehangatan. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga memperkuat jalinan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

"Satu di antaranya kita semua bisa bersilaturahmi dengan masyarakat di Kecamatan Tuah Madani," jelasnya.

GoRiau

Pada kesempatan itu, Agung menekankan bahwa MTQ adalah bagian dari implementasi program Pekanbaru Cinta Al-Qur’an. Program ini bertujuan membentuk masyarakat yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta membangun kultur keagamaan yang kuat di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Selain aspek keagamaan, Agung juga menyampaikan program unggulan Pemko Pekanbaru di bidang pendidikan. Pemerintah, katanya, berkomitmen menyediakan beasiswa bagi generasi muda agar dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Beasiswa tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa S1, tetapi juga mahasiswa S2, S3, serta mahasiswa penyandang disabilitas. Upaya ini diharapkan membantu putra-putri Pekanbaru menjadi sumber daya unggul yang kelak mampu berkontribusi bagi kota dan bangsa.

Agung menegaskan bahwa kegiatan MTQ sejalan dengan upaya mencetak generasi yang berkarakter kuat, berakhlak baik, dan berprestasi. Ia berharap nilai-nilai Qur’ani yang dipelajari peserta tidak hanya dipertandingkan, tetapi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Dengan dibukanya MTQ Ke-V Kecamatan Tuah Madani, Agung optimistis kegiatan ini mampu memperkuat syiar Islam dan memperkaya atmosfer religius di Kota Pekanbaru, sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus yang mencintai Al-Qur’an dan berakhlak mulia. (adv)