
BAGANSIAPIAPI – Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (22/3/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Sebuah mobil Toyota Rush BM 1433 PF bertabrakan dengan bus Bintang Utara di ruas jalan Parit 10, Bantaian Hilir, Kecamatan Batu Hampar.
Mobil Rush yang dikemudikan Waluyo, warga Bagansiapiapi, melaju dari arah Bagansiapiapi menuju Tanah Merah. Di dalam mobil juga terdapat penumpang bernama Herianto. Sementara itu, bus Bintang Utara datang dari arah berlawanan, yaitu dari Ujung Tanjung menuju Bagansiapiapi.
Benturan keras antara kedua kendaraan tak terelakkan. Mobil Rush mengalami kerusakan parah di bagian depan, dan menyebabkan Waluyo serta Herianto tewas di tempat. Sementara bus Bintang Utara terjun ke parit di sisi kiri jalan.
Suara tabrakan yang keras mengejutkan warga sekitar. Mereka segera berdatangan ke lokasi kejadian dan membantu proses evakuasi. Personel Polsek Batu Hampar langsung turun ke lokasi untuk mengamankan TKP, dibantu warga yang mengevakuasi dua korban dari dalam mobil yang ringsek.
"Korban langsung kami bawa ke RSUD Protomo Bagansiapiapi. Sedangkan penumpang bus yang mengalami luka ringan telah dirawat di Puskesmas Bantaian," jelas seorang petugas.
Satuan Lalu Lintas Polres Rokan Hilir juga tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengatur lalu lintas yang sempat macet akibat insiden tersebut.
"Kami masih menyelidiki penyebab kecelakaan dan memastikan arus lalu lintas tetap lancar," ujar Iptu Syamsudin di lokasi kejadian.
Informasi dari salah seorang kerabat korban, Herianto diketahui hendak menuju Tanah Merah, Desa Lenggadai Hulu, Kecamatan Rimba Melintang, untuk keperluan pekerjaan. Istri dan anaknya berdomisili di Pekanbaru.
"Jenazah Herianto akan dibawa ke rumah duka di Pekanbaru," kata NATO, salah satu kerabat korban.
Di mata warga Bagansiapiapi, Herianto dikenal sebagai konsultan proyek yang ramah dan mudah bergaul, terutama di sekitar kediaman orang tuanya di Pelabuhan Baru, Kelurahan Bagan Barat. ***