SELATPANJANG, GORIAU.COM - Mulai tahun ini, nilai Ujian Nasional (UN) tidak lagi menentukan kelulusan siswa. Namun, jika nilai UN siswa rendah, itu akan berdampak rating sekolah akan menurun, dan imbasnya siswa tidak bisa mendaftar ke universitas ternama di pulau Jawa


Tahun ini, sebanyak 2.693 siswa tingkat Sekolah Menengah Atas sederajat akan mengikuti Ujian Nasional. UN itu akan dilaksanakan tanggal 13 hingga 15 April 2015 mendatang.
Hal itu disampaikan Kadisdikbud Meranti Bakhtiar melalui Kabid Dikmen Suandi, Senin (16/3/2015). Suandi mengatakan total siswa yang mengikuti UN 2015 untuk SMA sederajat sebanyak 2.693 siswa yang terdiri dari SMA jurusan IPA 614 siwa dan IPS 1.116 siwa dengan total 1.730 siswa.
Untuk siswa MA  jurusan IPA 136  siswa dan jurusan IPS 296 siswa dengan  total 432 siswa. Sedangkan untuk SMK sebanyak 531 peserta.
Kabid Dikmen itu juga mengatakan hasil UN nantinya tidak menentukan kelulusan siswa. Hasil UN hanya untuk pemetaan nilai, yang menentukan nantinya adalah nilai rapor 50 sampai 70 persen, dan ujian sekolah 30 sampai 50 persen.  Hasilnya akan dibahas berdasarkan rapat dewan guru yang dilaksanakan di sekolah masing-masing dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), yang diatur dalam Permen Dikbud Nomor 5 tahun 2015.
"Meski tak menentukan kelulusan namun hasil UN itu berpengaruh pada rating sekolah. Jika hasil UN siswa anjlok, otomatis rating sekolah akan menurun, dan imbasnya siswa tidak bisa mendaftar ke universitas ternama di pulau Jawa," kata Suwandi.(zal)