PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sejauh ini belum menggunakan sisa dana tanggap darurat bencana untuk kabut asap. Pasalnya, kondisi kabut asap di Riau belum begitu parah, meski ada beberapa daerah yang sempat bertahan pada indikasi berbahaya.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Zaini Ismail, menyebutkan, jika nantinya Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun mengeluarkan status siaga atau tanggap darurat, maka kemungkinan besar anggarant tersebut akan berjalan."Kondisi kabut asap kita masih sedang, meski ada beberapa daerah yang sempat merasakan berbahaya. Namun itu hanya bertahan tidak sampai satu hari," kata Zaini.Bahkan di beberapa titik yang sempat terindikasi berbahaya seperti Kandis dan Perawang saat ini sudah turun menjadi sedang, dan beberapa kali sempat naik menjadi tidak sehat."Jadi anggaran yang tersisa saat ini belum digunakan," sambung mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau ini.Seperti diberitkan sebelumnya, Pemprov Riau memarkir dana sebesar Rp10 miliar untuk anggaran tanggap darurat bencana sepanjang 2014.Namun dalam perkembangannya, anggaran tersebut sudah terkuras untuk menanggulangi dan menangani bencana kabut asap pada Februari 2014 lalu sebesar Rp3 miliar. Saat ini anggaran untuk bencana darurat di Riau hanya tersisa Rp7 miliar.***