
BENGKALIS - Kendati Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerapkan kebijakan pemotongan atau rasionalisasi anggaran di seluruh SKPD sekitar 20 persen, namun tidak semua kegiatan terkena dampaknya. Beberapa mata anggaran yang menyangkut kepentingan masyarakat, seperti dana desa, bantuan biaya pendidikan (beasiswa) yang dikelola Bagian Kesra dan bantuan untuk guru honor madrasah tidak dikurangi.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin di hadapan pengurus PWI Bengkalis di Wisma Daerah Sri Mahkota, Rabu (16/11/2016). Karena untuk kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan dirasa sangat penting, maka tidak dilakukan pemangkasan.
Baca Juga: APBD Bengkalis Berkurang Rp422,34 Miliar
‘’Untuk dana ADD dan Inbup-PPIP itu tidak dilakukan rasionalisasi.Dana desa ini sangat dibutuhkan selain bersentuhan langsung denganmasyarakat, dana desa tersebut memang ditunggu-tunggu untuk sejumlahkegiatan yang sudah dirancang jauh sebelum dana turun ke desa. Jadi,untuk dana desa sama sekali tidak kita kurangi,’’ ujar Bupatididampingi Kepala BPMPD H Ismail, Kabag Umum Riki Rihadi, Kabag Humas Johansyah Syafri, Kabag Kesra Suwarto dan Kabag Keuangan Bustami.
Baca Juga: Bupati Bengkalis: Saya Siap Dikritik
Tidak hanya desa, kata Amril, bantuan untuk biaya pendidikan ataubeasiswa yang berada di Bagian Kesra Setdakab Bengkalis jugatidak dilakukan pemotongan. Bagian Kesra bahkan kata Bupati, sudahmelakukan beberapa tahapan menjelang dana tersebut dicairka kerekening masing-masing penerima.
‘’Bantuan biaya pendidikan ini atau beasiswa ini sudah berjalan sejaklama, jadi jauh-jauh hari sudah saya sampaikam agar jangandirasionalisasi. Dana ini sudah ditunggu oleh adik-adik kita yangkuliyah baik di Bengkalis maupun di luar daerah bahkan luar negeri.Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa disaluran,’’ pesan Bupatidiaminkan Kabag Kesra, Suwarto.
Honor Guru Madrasah
Bantuan lain yang tidak dirasionalisasi adalah honor untuk sekitar 4 ribun guru honor madasah di Kabupaten Bengkalis. Dana bantuan yang belum dibayarkan hampir satu tahun ini, segera dibayarkan begitu pembahasan Perubahan APBD 2016 antara TAPDdengan Banggar selesai.
‘’Untuk honor guru madrasah ini juga sudah saya wanti-wanti agardialokasikan anggarannya di Perubahan APBD, jangan dikurangi.Insha Allah selesai pembahasan Perubaham APBD akan kita bayarkan kepadapara guru madrasah,†urai Bupati. *** #BENGKALIS