SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini mulai mengatur strategi dalam mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Berbagai instansi yang ada di kabupaten termuda se Riau itu menyatukan kekuatan agar tidak lagi terjadi karhutla seperti yang melanda awal tahun 2014 lalu.

Menurut Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Nasir MSi, karhutla yang terjadi di Kepulauan Meranti pada tahun sebelumnya sangat luar biasa, sehingga untuk tahun ini maupun seterusnya harus dilakukan pencegahan yang lebih efektif agar kejadian tersebut tidal lagi terjadi. Kata Bupati Kepulauan Meranti itu pula,semua pihak perlu melakukan antisipasi, perlu mengatur strategi agar kebakaran ini tidak terjadi lagi di Kepulauan Meranti.Hal itu disampaikan H Irwan dalam sambutannya saat menghadiri rapat koordinasi dan pembekalan teknis kepada seluruh Kepala Desa dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dalam rangka pencegahan dan penanggulan karhutla di Aula Grand Meranti Hotel Jalan Kartini Selatpanjang.Menurut Irwan pula, karhutla terjadi akibat dari maraknya pembukaan lahan kebun dengan penggalian kanal-kanal mengakibatkan sejumlah lahan menjadi kering sehingga mudah menjadi pemicu kebakaran. "Ketimpangan ekosistem akibat pembangunan kanal secara masif, karena dengan dibangunnya kanal masif tersebut, air akan ditarik dan menjadi kering," ungkapnya.Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani pandra Arsyad SH MSi, mengingatkan kepada masyarakat agar menbuka lahan tidak dengan membakar. Pandra juga berharap kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat maupun masyarakat itu sendiri bisa mensosialisasikan dampak dan bahanya dari kebakaran lahan ini. Selain itu, Pandra juga menegaskan akan menindak tegas para pelaku Karhutla tersebut."Pelaku Karhutla akan kita tindak tegas apabila kedapatan melakukan pembakaran hutan dan lahan sesuai dengan UU dan peraturan yang berlaku," tergasnya.Tampak hadir pada Rakor tersebut, Kapolsek Tebingtinggi, AKP Ade Rukmayadi SH, Kadishutbun Ir Mamun Murod, Kaban Lingkungan Hidup Irmansyah juga sejumlah Camat dan Kades serta sejumlah instansi terkait lainnya.(zal)