DUMAI, GORIAU.COM - Pemerintah pusat bangun infrastruktur jalan penunjang Program MP3EI di Dumai senilai Rp690 miliar. Pemakaian jalan itu diresmikan oleh Menko Perekonomian RI Hatta Rajasa.

Pemerintah pusat telah membangun jalan infrastruktrur pendukung program Master Plan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di kawasan industri Dumai-Pelintung Kota Dumai karena Dumai masuk dalam koridor satu dari enam koridor Program MP3EI pemerintah pusat. Infrastruktur Jalan pendukung MP3EI di Dumai yang menelan dana sebanyak Rp498 miliar pada tahun 2012 dan tahun 2013 ini sebesar Rp188 miliar.

Senin (19/8/2013) pemakainnya diresmikan oleh Menko Perekonomia RI Hatta Rajasa di Medang Kampai, Dumai, dengan ditandai penandatanganan prasasti dan penyiraman air tolak bala dan tabur beras kunyit oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menhut Wakil Mentri PU RI Hermanto Dardak, Asisten II Setdaprov Riau Emrizal Pakis serta Walikota Dumai Chairul Anwar pada ruas sebagian jalan Pelintung-Dumai.

Tampak juga hadir dalam acara peresmian tersebut, Menhut RI Zulkifli Hasan, Katua DDPRD Dumai, Forkopinda Dumai, tokoh adat dan masyarakat Dumai, Wagubri HR Mambang Mit yang tengah cuti kampanye di Kota Dumai.

Walikota Dumai Chairul Anwar dalam sambutannya mengatakan, peningkatan status jalan nasional di Dumai seperti Jalan Dumai - Pelintung merupakan upaya menyukseskan Dumai sebagai salah satu kota yang masuk kedalam Program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

''Proyek pembangunan jalan meliputi Dumai-Pelintung, Simpang Batang-Parit Kitang, Simpang Kulim-Dumai dengan total dana mencapai Rp689 miliar itu diharapkan sebagai salah satu upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan Daerah Riau serta Kota Dumai khususnya,'' ujar Chairul Anwar.

Sementara itu, Wagubri HR Mambang Mit dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten II Setdaprov Riau Emrizal Pakis menghimbau seluruh masyarakat Riau untuk merawat dan memelihara hasil pembangunan infrastruktur jalan karena pembangunanya membutuhkan biaya besar agar dapat bertahan lama dan dimanfaatkan semaksimal untuk kegiatan perekonomian masyarakat di daerah Riau umumnya dan Dumai khususnya.

Menteri Koordinator Perekonomian Htta Rajasa dalam pengarahanya menjelaskan, program MP3EI untuk membangun konektivitas, yang menghubungkan pusat pertumbuhan dengan daerah pemasaran, dengan demikian masyarakat akan gampang menjual hasil industri, pertanian dan perkebunan mereka.

''Sejak 2011 MP3EI dicanangkan, sudah Rp600 triliun anggaran dikucurkan untuk proyek program tersebut di enam koridor salah satunya di Provinsi Riau dan Dumai yang berada di koridor satu Sumatera,'' ungkap Hatta Rajasa.

Dan hasilnya, ekonomi daerah-daerah yang tersentuh program MP3EI tumbuh dan berkembang maju yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai tujuan program itu.

Peresmian jalan ini lanjut Hatta Rajasa jangan yang pertama dan terakhir, dan mudah-mudahan masih ada proyek pembangunan infrastruktur lainnya di Dumai ini, karena Dumai akan menjadi pintu negara Asean di Indonesia dan melalui program MP3EI pada tahun 2025 akan menjadi Indonesia berada pada peringkat ke 10 ekonomi Asia. (rls)