SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Beberapa hari terakhir, brosur dan selebaran yang berjudul 'Annas Maamun Akui Dirinya Pemimpin Korup' bertebaran di jalan-jalan raya Kota Siak. Brosur di kertas Hvs ukuran A4 tersebut, memuat dugaan korupsi yang dilakukan Bupati Rokan Hilir ini. Diantaranya, pembangunan jembatan Pedamaran I dan II di Kecamatan Bangko.

Kasus kedua yakni dugaan penyelewengan APBD Rohil tahun 2007 sebesar Rp 18,5 miliar. Pembangunan sawit rakyat yang menyerap dana APBD Rohil sebesar Rp 142 miliar. Tidak hanya itu, dalam brosur tersebut juga memaparkan dugaan korupsi 'Sinaboi gate'. "Hingga kini proses hukumnya belum jelas," tulisnya.

Dugaan lain yakni proyek saluran simpang 200 senilai Rp 2,5 miliar pada APBD Rohil 2007.

Disisi sebelah kanan, dilampirkan dua berita dari media online yang ada di Pekanbaru. Berita pertama, ditulis dengan judul 'Annas Maamun akui Dirinya Pemimpin Korup'. Sedangkan berita kedua diberi judul 'KPK Akan Periksa Annas Maamun?'.

Dibagian bawah brosur, ditulis himbauan untuk tidak memilih pemimpin yang korup. Tidak hanya sebuah ajakan untuk menolak, gambar Annas Maamun justru disilang.

Setelah ditelusuri GoRiau.com, ternyata tidak ada satupun masyarakat yang mengetahui siapa yang menyebarkan brosur tersebut. Yang jelas, pada dikertas tersebut para pelaku menamakan dirinya 'Masyarakat Peduli Riau Anti Korupsi'.

"Kami tidak tahu siapa yang sebarkan ini, yang jelas kertas-kertas tersebut sudah berserakan di jalanan," aku Khairun, salah seorang warga yang memegang brosur tersebut, Rabu (20/11/2013).

Annas Maamun merupakan salah seorang Calon Gubernur Riau yang akan bertarung pada Pemilihan Umum Gubernur Riau (Pilgubri) putaran kedua, 27 November mendatang.(san)