
SELATPANJANG - Kalau beberapa tahun silam, melihat jembatan ambruk dan beberapa kendaran serta manusia ikut terjatuh mungkin dalam adegan film 2012. Namun kali ini benar-benar terjadi di Selatpanjang, Riau. Lebih 100 meter dermaga batu yang sering disebut Pelabuhan Camat ambruk dan tenggelam di laut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.05 WIB hari Selasa tanggal 16 Februari 2016. Saat itu beberapa warga sedang bersantai. Akibat kejadian ini, 8 orang warga dan 5 unit sepeda motor ikut nyemplung ke laut.
Menurut penuturan salah seorang korban bernama Candra, warga Desa Mekong Kecamatan Tebingtinggi Barat, sebelum dermaga itu ambruk, Ia bersama tiga rekannya mahasiswa AMIK Selatpanjang, Saripudin (21), Razi Ardian (20), dan Heri Setia (20) sedang bersantai. Waktu itu mereka baru saja selesai ujian dan (ujiannya) akan dilanjutkan pada malam hari.
Lalu, sedang asik bersantai, dermaga batu tersebut sempat bergoyang. Tidak lama kemudian terdengar bunyi patahan yang sangat kuat. "Ada bunyi seperti benda patah di bagian bawah jembatan," ujar Candra kepada GoRiau.
Diceritakan Candra lagi, setelah terdengar patahan, mereka sempat ingin meninggalkan dermaga sambil mendorong motor. Kali itu, dermaga langsung miring ke arah daratan, beberapa motor tercebur ke laut.
"Waktu itu kami mulai panik, kami ingin menyelamatkan diri, mau lari ke arah pelabuhan camat jembatan sudah turun ke bawah dan miring. Saat kami lari ke arah belakang Jumbo. Dalam hitungan detik, jembatan langsung patah dan kami jatuh ke laut," kata Candra menceritakan.
Menurut cerita korban lainnya, kepala PLN Belitung, Rahmad Febrianto (30), waktu kejadian tak ubah adegan film 2012. Jembatan rubuh dengan kendaraan dan manusia ikut tercebur. "Seperti adegan di film 2012," ujar Rahmad.
Sepeda motor milik Rahmad merk Vixion BM 4632 BC, temannya yang juga bekerja di PLN Bandul Tasikputri Puyu, Dino Faizan (28) beserta sepeda motornya jenis CBR BM 3840 DB pun ikut tercebur ke laut.
Selain itu, dua warga Meranti lainnya, Bovi Nurul Akmal (18) warga Gang ABC Jalan Rintis Selatpanjang, dan Aidil Fitra (18) warga Insit dengan sepeda motornya jenis TVs BM 2805 miliknya juga tercebur ke laut.
Beruntung tidak ada korban jiwa saat itu. Akibat kejadian ini, 8 warga dan 5 unit sepeda motor tercebur ke laut. Namun, beberapa warga mengalami luka-luka.
Tidak lama setelah kejadian, polisi datang dan langsung mengamankan TKP dengan memasang police line. ***