DURI - Saat Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, bersama tim gabungan berusaha melakukan pengobatan terhadap empat ekor gajah liar yang sakit, dengan mendatangkan dua ekor gajah jinak dari PLG Minas. Terlihat seorang anak perempuan yang berumur 3 tahun asik bermain bersama gajah betina jinak bernama Indah.

Dengan penuh keberanian, anak kecil yang bernama Zahna begitu dekat dengan Indah. Mereka terlihat asik bermain berdua, saat indah sedang berteduh di bawah kerindangan sebuah pohon, dari teriknya matahari.

"Saat Zahna mengulurkan tangannya kepada Indah, Indah pun membalas dengan menjulurkan belalainya yang panjang menyentuh tangan Zahna," ujar orangtua Zahna, Ira kepada GoRiau.com, Selasa (16/2/2016).

Indah tidak sendiri, ia datang bersama dengan Bangkin (gajah jantan jinak, red) untuk membantu tim medis mengobati gajah liar yang sakit. Saat Bangkin sedang mencari makan bersama mahot (pawang gajah, red).

Koordinator PLG Minas, Amson Daulay menjelaskan, dua ekor gajah jinak dari PLG Minas tiba di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, pada Senin (15/2/2016) malam, dengan menggunakan truk. Gajah jinak pun diistirahatkan di Komplek Talang, Chevron.

"Saat ini baru 1 gajah liar yang berhasil diberikan obat. Setelah sebelumnya kita bius dahulu. Lukanya pada kaki kanan bagian depan," tutupnya menjelaskan kepada GoRiau.com.

Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan masih mengobati gajah sakit. Tim pun, akan melanjutkan pencarian gajah liar yang terluka lainnya besok.***