
DURI, GORIAU.COM - Lingkungan Gereja HKBP Jalan Hangtuah dihebohkan dengan kejadian penjambretan, Senin (27/04/2015) sekitar pukul 10.15 WIB tepatnya didepan Gereja HKBP tersebut. Korban Rospita Boru Silitonga berusia 40 tahun saat ini terbaring diruang UGD RS Permata Hati, Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, untuk mendapatkan perawatan medis.
Korban dengan penjambret sempat tarik menarik tas korban, karena korban berusaha mempertahankan tas miliknya, kata saksi mata Edi Sitompul yang berada dibelakang korban dengan jarak sekitar kurang lebih 3 meter. Karena mempertahankan tas merah yang dijepit ditangan sebelah kiri Rospita, korban pun terjatuh dari sepeda motor merk Honda jenis Supra X.
"Karena melihat korban terjatuh, penjambret yang berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor jenis Supra X, langsung melarikan diri," kata Edi Sitompul yang langsung membawa Rospita ke RS Permata Hati.
Korban dengan pelaku penjambretan dari arah Simpang Pokok Jengkol menuju Simpang Telkom, beriringan. Kemungkinan korban pun sudah diintai terlebih dahulu oleh pelaku, diceritakan Edi Sitompul lagi.
Sementara itu, Ana kerabat korban ada diruang UGD mengatakan tidak ada satu pun harta benda korban yang berhasil diambil pelaku jambret.
"Padahal tasnya tidak ada barang-barang berharga. Rospita mungkin takut penjambret itu mau mengambil sepeda motor dengan modus menarik tas milik korban," ujar Ana.
Rospita mengalami memar pada kepala sebelah kiri, luka lecet pada kening sebelah kiri, pipi sebelah kiri dan tangan sebelah kiri.(ric)