
PEKANBARU – Panitia Penyelenggara Ibadah Kurban 1447 H/2026 M Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau menyembelih delapan ekor sapi dan tiga ekor kambing, Kamis (28/5/2026). Daging kurban tersebut langsung didistribusikan kepada lebih dari 500 orang penerima, khususnya warga yang membutuhkan di lingkungan sekitar masjid.
Proses penyembelihan berlangsung tertib dan profesional dengan melibatkan tiga komunitas juru sembelih di Riau, yakni Juleha (Juru Sembelih Halal), Fosal (Forum Sembelih Halal), serta GSB (Gerakan Sembelih Bersyariah). Keterlibatan komunitas ini bertujuan memastikan seluruh tahapan pemotongan hewan kurban sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Ketua Panitia Kurban Masjid Raya An-Nur, Tatang Yudiansyah menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran kegiatan tersebut berkat kerja sama panitia dan dukungan penuh dari masyarakat.
"Alhamdulillah, pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Masjid Raya An-Nur tahun ini berjalan dengan baik dan tertib. Total ada 8 ekor sapi dan 3 ekor kambing yang disembelih, kemudian dagingnya kita salurkan kepada 500 orang lebih penerima," ujar Tatang.
Ia mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah mempercayakan pelaksanaan ibadah kurbannya kepada pihak panitia. Amanah tersebut menjadi tanggung jawab besar untuk memastikan setiap proses, mulai dari penyembelihan hingga distribusi daging, berjalan transparan dan tepat sasaran.
"Kami berupaya agar seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Mudah-mudahan kurban yang ditunaikan para peserta diterima Allah Swt dan membawa keberkahan bagi masyarakat," jelasnya.
Menurutnya, pembagian daging kurban tidak hanya menjadi bagian dari syariat ibadah, melainkan juga wujud nyata kepedulian sosial kepada sesama yang diharapkan terus meningkat pada masa mendatang.
Imam Besar sekaligus Ketua Harian BPMR Masjid Raya An-Nur Riau, Dr Zul Ikromi, Lc MA turut mengapresiasi kepercayaan publik dalam menitipkan hewan kurban tahun ini. Ia menilai ibadah ini sarat akan nilai keikhlasan, ketaatan, serta kepedulian sosial yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.
"Pelaksanaan kurban ini menjadi bukti bahwa Masjid Raya An-Nur tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan umat. Melalui pembagian daging kurban, kita ingin menghadirkan kebahagiaan dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat," paparnya.
Ia berharap kegiatan penyelenggaraan kurban ini mampu memotivasi umat Islam untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, khususnya dalam memanfaatkan momen hari raya besar keagamaan.
"Semoga semangat kurban ini semakin mempererat ukhuwah, meningkatkan ketakwaan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan," ungkapnya. ***