PEKANBARU – Nama Malqa Zacheo Atharado mulai dikenal di kalangan sepak bola usia dini Riau. Bocah kelahiran Pangkalan Kerinci, 16 Februari 2017 itu menunjukkan perkembangan pesat lewat sederet prestasi yang diraih bersama sejumlah sekolah sepak bola (SSB) dalam berbagai turnamen regional sejak 2024.

Di usianya yang masih belia, Malqa telah mengoleksi berbagai gelar juara, baik bersama tim maupun penghargaan individu. Konsistensinya tampil di berbagai kompetisi usia dini membuatnya menjadi salah satu talenta muda yang mulai diperhitungkan.

Perjalanan prestasinya dimulai saat membawa SSB IPRS meraih juara kedua SSL KU-8 tahun 2024. Setelah itu, Malqa bergabung bersama SSB Pulanggeni dan mulai tampil dalam berbagai kompetisi tingkat regional.

Pada 2025, Malqa berhasil membawa SSB Pulanggeni menjadi juara Riau Junior League U-9. Dalam turnamen tersebut, ia juga tampil tajam dengan meraih gelar top skor.

“Senang bisa jadi top skor dan juara bersama tim. Saya ingin terus latihan supaya bisa jadi pemain sepak bola hebat,” kata Malqa.

Tak berhenti di situ, ia juga turut membawa SSB Pulanggeni meraih juara kedua Gambasi Regional Riau U-9, juara ketiga KNPI Rumbai Barat U-10, serta juara ketiga turnamen Danyon Arhanud U-10 tahun 2025.

Malqa juga mencatat prestasi saat tampil di turnamen Muara Uwai Bangkinang U-9 tahun 2025 dengan meraih posisi ketiga. Sementara bersama Harapan Putra, ia sukses meraih juara pertama Persival Tiga Naga Cup U-8 tahun 2025.

Pengalaman bertanding di level lebih kompetitif juga dirasakannya saat tampil di Tanjak International 2025 bersama SSB Pulanggeni dan finis di posisi keempat.

Memasuki 2026, performa Malqa semakin meningkat. Bersama SSB Pulanggeni, ia berhasil membawa timnya menjadi juara pertama Gambasi Regional Riau U-10 dan kembali meraih juara pertama pada ajang GEAS Regional Riau 2026.

Penampilan impresifnya di GEAS Regional Riau turut mengantarkan Malqa meraih penghargaan pemain terbaik turnamen.

“Saya senang bisa dapat penghargaan pemain terbaik. Tapi yang paling penting menurut saya tim bisa menang bersama-sama,” ujarnya.

Meski masih berusia sembilan tahun, Malqa mengaku memiliki mimpi besar di dunia sepak bola.

“Saya ingin suatu hari nanti bisa jadi pemain Timnas Indonesia dan membuat orangtua bangga,” kata dia.

Deretan prestasi tersebut menjadi gambaran berkembangnya pembinaan sepak bola usia dini di Riau. Dengan pengalaman bertanding yang terus bertambah serta dukungan keluarga dan pelatih, Malqa Zacheo Atharado dinilai memiliki peluang untuk terus berkembang di masa depan. ***