PEKANBARU, GORIAU.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau diminta jujur, independen dalam pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Gubenur Riau (Pilgubri) tanggal 4 September 2013 mendatang. Permintaan ini disampaikan elemen massa mahasiswa yang tergabung didalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau.
Permohonan ini disampaikan puluhan massa yang pakai unifromnyaUniversitas masing-masing ini melakukan aksi unjukrasa damai ke kantor KPU Riau di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Aksi demo di kawalan aparat kepolisian. Kedatangan pengunjuk rasa ini diterima langsung Ketua KPU Riau Tengku Edi Sabli dan jajaran.
Perwakilan pengunjuk rasa melakukan orasi secara bergantian kepada KPU Riau. Pada intinya orasi itu meminta KPU Riau bersikap independen dalam penyelenggaraan Pilgubri, September nanti. ''Kami atas nama Aliansi BEM se-Riau meminta KPU untuk independen di Pilgubri,'' tutur Koordinator Lapangan (Korlap) BEM se Riau Ardi Amsyar dihadapan jajaran KPU Riau yang menerima pengunjuk rasa.
Dikatakan, sebagai lembaga KPU Riau harus bersikap netral dan independen. Artinya sikap KPU Riau ini menjadi penentu dalam dukungan masyarakat di pesta demokrasi September 2013.
Dikatakanya, KPU Riau harus bertindak tegas menyikapi persoalan politik uang atau money politics, serta kampanye hitam (black campaign) yang kemungkinanya itu akan dilakukan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode 2013-2018. Sebab, permasalahan pelanggaran tersebut bukan jadi rahasia umum lagi.
Menyikapi apa yang dituntut elemen mahasiswa ini, Ketua KPU RiauTengku Edy Sabli mengatakan, keinginan disampaikan ini tentu sama juga halnya diharapkan KPU Riau.
''Kami di KPU Riau menyampaikan terimakasih atas masukan ini. Karena sebenarnya, ini juga sama dengan harapanya kami di KPU Riau,'' kata Edi. (rdi)