
PEKANBARU, GORIAU.COM -Setelah gagal di nomor serba bisa, M Tri Saputra akhirnya berhasil menyumbang emas untuk kontingen PON Riau. Sekeping emas tersebut dipersembahkan Tri di nomor palang sejajar setelah menyingkirkan pesaingnya pada lomba cabang senam di Hall Senam Sports Center, Rumbai, Rabu (12/9/2012).
Emas itu disumbang Tri Saputra, pada nomor palang tunggal, dengan perolehan nilai 13.30. Sedangkan, peraih medali perak, diraih pesenam asal Jawa Timur, Ferrous One Willyo, dengan perolehan nilai 12.92 dan peraih medali perunggu Meiyusi Ade Saputra, pesenam asal Lampung dengan perolehan nilai 12.37.
Selain emas, senam artistik juga menyumbang perak dari yang diraih Rindu Tiara. Perain emas PON Kaltim 2008 lalu menyabetnya setelah mengumpulkan nilai 11.050. Emas di nomor ini disaber pesenam Jawa Timur, Amalia Fauziah, dengan nilai 11.375 sementara perunggu adalah Nefry Nurbaeti pesenam asal Kalaimantan Timur, dengan nilai 11.025.
Tambahan medali tersebut otomatis cabang artistik menyumbang 1 emas, dua perak dan satu perunggu. Satu perak lagi diraih M Tri Saputra pada nomor serba bisa alat, sementra perunggu disumbangkan Dewi Mustika Marni di nomor lantai. ''Sebenarnya kita bisa menyumbang tiga atau empat emas. Tapi, M Tri tidak bisa menguasai emosinya lantaran berbagai masalah yang terjadi akhir-akhir ini,'' kata Ahmad Marcos, orang tua M Tri Saputra sekaligus pelatihnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, M Tri merasa tertekan dengan pengusiran orang tuanya oleh panitia pelaksana cabang senam. Maklum, selama ini dialah yang selalu memberi motivasi M Tri dalam meraih prestasi, termasuk ketika meraih emas SEA Games lalu. (*/rsc)