PEKANBARU, GORIAU.COM—Pemilihan Presiden Republik Indonesia hanya tinggal menghitung hari. Semua pihak ingin proses demokrasi ini berjalan dengan semestinya, dimana berjalan kondusif tanpa ada masalah yang berarti.



Harapan itu juga disampaikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Putra Bangsa, Sabtu (5/7/2014) malam. Dimana, pesta demokrasi lima tahun sekali ini harus berjalan dengan aman, nyaman dan kondusif.

Menurut Ketua LSM Putra Bangsa, Afrima Arta didampingi sekretarisnya M. Giat Ilmi, kondisi tersebut hanya akan dapat tercipta jika tidak ada kecurangan-kecurangan selama proses berlangsung.

"Untuk itu, mari kita secara bersama-sama mengawasi jalannya Pilpres ini," ajak Afrima.

Dikatakan Afrima, konflik bisa saja terjadi kapan saja. Namun, sebagai LSM, pihaknya akan mencoba bekerjasama dengan penyelenggara Pemilu untuk mengawal Pilpres agar tak terjadi kecurangan.

"Dalam Pemilu sebelumnya, kita menemukan beberapa kecurangan di Kota Pekanbaru dan untuk kedepan, kita berharap penyelenggara Pemilu harus lebih kooperatif," ujar Afrima.

Salah satu bentuk kecurangan Pemilu, lanjut Afrima adalah money politic (politik uang). Untuk itu, masyarakat hendaknya mewaspadai hal ini, sehingga proses demokrasi menghasilkan pemimpin bermoral dan integritasnya lebih baik. "Apalagi ini bulan Ramadan, tentu kita tak ingin merusak nilai-nilai ibadah," katanya.

Sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan Pilpres yang Jurdil dan Luber, LSM Putra Bangsa akan menurunkan anggota ke daerah-daerah se-Riau. "Personil kita terdiri dari mahasiswa dan mereka sudah siap untuk turun ke kabupaten kota se-Riau," tegas Afrima.(san)