
PASIRPANGARAIAN, GORIAU.COM - Listrik hidup 24 jam, PLN tidak akan mendapat pujian, tapi kalau sempat padam lima menit, maka pihak PLN akan menerima sumpah serapah dari masyarakat. Jadi pihak managemen Rayon PLN Pasir Pangaraian harus mengoptimalkan pelayanan sehingga bisa on 24 jam.
Hal ini disampaikan Bupati Rokan Hulu Achmad, pada saat menghadiri hari jadi listrik ke-69 tahun 2014 di Kantor Rayon PT PLN Pasir Pangaraian, Senin (27/10/2014).
Energi listrik sangat dibutuhkan masyarakat, karena ciri-ciri masyarakat maju dan modren adalah keterpenuhan listrik. ''Tapi di daerah kita, listrik masih kebutuhan dasar, jadi kami dari pemerintah daerah berharap PLN bisa memenuhi kebutuhan dasar itu, karena ini akan memicu perkembangan di tengah-tengah masyarakat, sebab sangat menunjang berbagai sektor kehidupan masyarakat akan maju, baik itu pendidikan, ekonomi dan lainnya,'' ujarnya.
Memang kemampuan PLN di Kabupaten Rokan Hulu baru sekitar 30 persen, namun total keseluruhan baik melalui Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Disel (PLTD) sudah 60 persen, terang Bupati Rokan Hulu, resikonya sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negera (BUMN) perusahaan plat merah, jika listrik PLN hidup selama 24 jam, itu tak akan ada pujian dari masyarakat, kalau padam hanya lima menit saja nanti akan banyak sumpah serapah yang dapat dari masyarakat.
Dipaparkanya, jadi harus ada pengoptimalan pelayanan, karena PLN itu langsung berhubungan dengan masyarakat, kemudian coba hindari pembiayaan diluar ketentuan aturan, terutama pembiayaan saat masuk listrik. Ini saat sudah zamannya serba "E" dalam pelayanan, jadi pelayanan pembiayaan itu harus melalui elektronik, khususnya mengenai biro-biro, jangan ada Pungutan Liar (Pungli) kepada masyarakat.
''Masyarakat tahunya hak dia tuntut, kita mengharapkan pembiayaan harus transparan, kita saat ini menuju good and clean goverment, diupayakan melayani masyarakat cukup melalui melalui elektronik dan supaya tercipta pelayan yang bersih, sebab PLN bagian dari itu," terangnya.
Kemudian dalam melayani rumah tanggga harus profesional, kemudian harus aktif itu mengampnyekan hemat energi, sebab energi sifatnya alamiah dan bersifat posil jadi ketersediaannya bisa habis dan berkuarang.
''Menang jaringan ini mahal, tapi kalau untuk tiangnya, kita dari Pemda Rokan Hulu sudah berupaya membantunya,'' pungkas Bupati Rokan Hulu. (ram)