PEKANBARU, GORIAU.COM - Asisten II Setdaprov Riau, Wan Amir Firdaus mengaku pemanggilannya sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (27/10/2014) di SPN Pekanbaru, Riau, terkait kasus dugaan suap alih fungsi lahan yang melibatkan Gubernur Riau, Annas Maamun.

Keterangan tersebut disampaikan Wan Amir usai diperiksa KPK. "Iya, terkait alih fungsi lahan tersangka Gulat dan AM (Annas Maamun, red)," kata Wan Amir.

Ditekankan Wan Amir, pemanggilan sebagai saksi lebih kepada mekanisme Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Provinsi Riau yang digadang-gadangkan Annas Maamun.

"Saya ditanya lebih kepada soal Tata Ruang," kata mantan Sekdakab Rokan Hilir ini.***