PEKANBARU, GORIAU.COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau membentuk kader penyuluh anti-narkoba untuk mengatasi persoalan maraknya pengguna barang haram itu khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa.
"Maka dari itu, digelar seminar mengenai rencana pembentukan kader ini. Jangan cupa partai politik yang punya kader, lebih baik jadi kader anti-narkoba," kata Kepala BNNP Riau, Kompol Bambang Setiawan dalam sambutan di acara itu, Kamis (2/5/2013).
Seminar pembentukan kader anti-narkoba kali ini dilaksanakan BNNP Riau di Kampus Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) AMIK-Riau di Pekanbaru.
Dalam kegiatan ini, hadir seratusan mahasiswa dan beberapa dosen pengajar serta sejumlah pejabat dari BNNP Riau.
Bambang dalam pidato sambutannya mengatakan, narkotika dan obat-obatan terlarang sejauh ini masih menempati posisi teratas sebagai musuh negara.
Untuk memeranginya, demikian Bambang, diperlukan kerja keras semua piha dan berbagai kalangan.
"Salah satunya yakni dengan membentuk kader-kader anti-narkoba yang diharapkan mampu memberikan pencerahan tentang bahaya narkoba," katanya.(fzr)