DURI, GORIAU.COM - Untuk kesekian kalinya penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Duri dilakukan tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Mandau, Polsek Mandau, Koramil 06 Mandau, UPT Dinas Pasar dan Kebersihan Mandau dan UPT Dishubkominfo Mandau, Selasa (11/8/2015) pagi.

"Hari ini kita ditertiban, besok kita balik lagi. Pengawasannya aja tak ada kok. Sudah sering kita ditertibakan. Tapi nyatanya, pedagang balik lagi," ungkap salah seorang pedagang di Pasar Duri yang enggan disebutkan namanya kepada GoRiau.com, usai penertiban PKL di Pasar Duri.

Tidak adanya tindakan tegas dan pengawasan usai penertiban, lanjutnya yang berjualan pakaian di Pasar Duri. "Ini razia suam-suam kuku, macam kita makan cabe. Pedas sesaat saja," katanya lagi.

Dari pantauan GoRiau.com dilapangan, puluhan meja dan payung pkl disekitar Pasar Duri diangkut paksa tim gabungan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasi Trantib Mandau, Syamsul Alam merupakan tindak lanjut penertiban pedagang kaki lima di Pasar Duri yang sebelumnya sudah pernah dilakukan.

"Banyaknya keluhan masyarakat yang masuk pada instansi pemerintahan, perihal kembalinya pedagang kaki lima ke ruas dan trotoar jalan," kata Samsul Alam.

"Kita turunkan anggota Satpol PP 40 orang, Koramil 06 Mandau 5 orang, Polsek Mandau 6 orang, UPT Dishubkominfo10 orang dan UPT Dinas Pasar dan Kebersihan sekitar 10 orang," jelasnya yang mengatakan juga sejak pukul 10.30 WIB penertiban pkl dimulai.

Penertiban pasar ini akan dilakukan setiap hari khususnya pagi hari. Sementara kegiatan pedagang di pasar ini akan tetap dipantau oleh Kapospol Pasar Duri.

"Segala kondisi dilapangan akan kita terima dari Kapospol Pasar Duri. Sehingga pedagang kaki lima yang kembali lagi ke ruas jalan atau trotoar akan cepat diketahui," ujar Syamsul lagi.

Sementara itu, setelah meja dan payung pkl di Pasar Duri Jalan Sudirman, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, ditertibkan. Tim lanjut ke Jalan Suka Ramai, dimana terpal yang membentang tepat diruas jalan dibongkar paksa dan pedagang yang masih berada di ruas Jalan Suka Ramai disuruh mudur.(ric)