PEKANBARU – Anggota Komisi V DPRD Riau, H Sugianto, mengimbau kepada petugas jemaah haji untuk betul-betul memperhatikan kondisi kesehatan para jemaah saat tiba di Tanah Suci.

Hal tersebut dia sampaikan saat meninjau langsung asrama haji di Jalan Mekar Sari, Pekanbaru, Kamis (23/6/2022). Apalagi, jemaah yang berangkat ini sudah dua tahun menunda perjalanannya.

GoRiau
Dalam kunjungan itu, Sugianto mengakui, masih ada petugas yang terlihat canggung, karena sudah dua tahun tidak melakukan aktivitas pendampingan. Hal ini tentunya perlu dimaklumi.

GoRiau
"Pada intinya tak ada masalah. Saya mendoakan jemaah yang akan berangkat ke tanah suci agar dimudahkan, dilancarkan dalam beribadah, kesehatan mereka terjaga, dan protokol kesehatan terus diterapkan," ujar politisi Partai PKB ini, Jumat (24/6/2022).

GoRiau
Apalagi, berdasarkan informasi, jemaah haji nantinya akan mengenakan masker yang baru, dan akan diganti setiap empat jam. Hal ini dalam rangka meminimalisir virus corona yang belum hilang sepenuhnya.

GoRiau
Kepada para jemaah, Sugianto mengimbau agar tak terlalu menghabiskan energi saat tiba di tanah suci, karena dikhawatirkan energi mereka tak tersisa saat hari H nantinya.

GoRiau
"Ini harus ditekankan oleh petugas kepada jemaah. Jangan aktivitas berat sebelum hari H, karena di hari H itu membutuhkan energi yang luar biasa, seperti wukuf, lempar jumroh dan rukun hajinya," tuturnya.

GoRiau
Jika energi dihabiskan sebelum hari H, sambung Sugianto, jemaah bisa saja kelelahan bahkan sakit. Makanya, perlu dilakukan kesiapan fisik sebelum rukun haji yang wajib dilaksanakan.

GoRiau
Terkait kondisi asrama, Sugianto menyebut masih ada beberapa kekurangan, seperti kesediaan air, mushalla, dan lainnya. Namun ini harus dimaklumi karena asrama itu sudah lama tak dilakukan perbaikan, akibat dari ibadah haji yang tertunda dua tahun.

"Ya ini perlu perbaikan lah, tapi ya kita maklumi lah kan sudah dua tahun tak ada haji," terangnya.

Ditanya apakah Riau sudah layak diterapkan embarakasi full, bukan antara lagi, Sugianto mengatakan hal itu bisa saja, tapi runaway bandara harus dipersiapkan terlebih dahulu.

"Posisi sekarang itu belum bisa, kalau runaway nya sudah diperluas, insya Allah itu bisa, kita mendukung itu terjadi," tutupnya. ***