PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras atau yang lebih dikenal dengan sebutan 'Kota Bidadari', mengikuti Lomba Desa/Kelurahan tingkat Kabupaten Pelalawan tahun 2013. Pada Kamis lalu (28/3/2013), Tim Penilai Lomba yang terdiri berbagai unsur dari Kabupaten itu, berkesempatan meyambangi Kota Bidadari Sorek Satu, sebagai Ibukota Kecamatan Pangkalan Kuras, untuk melakukan penilaian.

Hadir pada kegiatan perlombaan yang dipusatkan di Kantor Lurah Sorek Satu yang berada persis didepan Pasar Baru Sorek Satu itu, rombongan Tim Penilai Lomba, anggota DPRD Abdul Muzakir, Camat Dahnil, kaum ibu penggerak PKK Sorek Satu, serta Upika lainnya, yakni Kapolsek Pangkalan Kuras dan Danramil.

Menurut Lurah Sorek Satu, Syofyan, tahun sebelumnya, yakni 2012, Kelurahan Sorek Satu adalah menjadi yang terbaik dengan menyabet predikat Juara Satu pada ajang yang sama se-Pelalawan. Tentunya, dengan status Juara Bertahan, Kota Bidadari telah melakukan persiapan yang matang agar pada ajang yang sama tahun 2013 ini, kembali mengukir prestasi.

"Kita tidak sesumbar dalam mengikuti perlombaan Desa/Kelurahan tingkat Kabupaten Pelalawan ini. Berbekal pengalaman tahun yang sudah, tentunya kita memiliki ambisi serta target ingin mengulang sukses kembali pada 2013 ini. Untuk mewujudkan itu semua, jauh-jauh hari segenap elemen masyarakat telah berbenah dengan melakukan persiapan yang dinilai matang", beber Lurah Syofyan, Kamis (28/3/2013).

Syofyan mengatakan bahwa sebutan Sorek Satu sebagai Kota Bidadari yang terus melekat, memiliki makna penting, bukan hanya sekedar slogan pepesan kosong belaka. Sejak Kecamatan Pangkalan Kuras terbentuk pada tanggal 1 Januari 1981 silam, imbuhnya, dengan posisi Lurah Pertama dijabat oleh H M Daud M, telah banyak mengukir sejarah maupun seabrek prestasi lainnya.

"Sebutan Kota Bidadari memiliki arti penting. Bidadari yang dimaksud memiliki makna motivasi, yakni Bersih, Damai, Indah dan Berseri. Sebagai salah satu Kelurahan tertua di Pelalawan, dan sebagai Kota terbesar kedua setelah Pangkalan Kerinci, ditambah lagi dengan masih produktifnya para pemimpin senior, seperti Lurah Sorek Satu pertama, M Daud. Tentunya kita banyak berguru dan minta tunjuk ajar beliau dalam memberikan sentuhan magis dalam memajukan Kelurahan ini", ucapnya. 

Kita akui, sambungnya lagi, peran aktif masyarakat maupun Camat Pangkalan Kuras yang diemban oleh Bapak H Dahnil saat ini, sangat memberikan motivasi positif dalam menata lingkungan Kelurahan agar menjadi yang terbaik sejagat Seiya Sekata ini.

"Begitu juga dengan bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Kelurahan Bidadari ini, hingga kini tetap terjaga dan kondisi terus kondusif. Kelurahan inidihuni oleh berbagai suku dan etnis, sejauh ini masarakat hidup berdampingan dengan rukun. Tentunya semua itu adalah modal penting bagi kita semua untuk bisa berbicara banyak pada ajang Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Pelalawan ini. Kita berharap kepada Tim Penilai Lomba agar melakukan penilaian secara objektif sesuai dengan temuan dilapangan disaat melakukan penilaian, semoga Kelurahan Sorek Satu sukses mempertahankan gelar sebagai Juara Satu di ajang sekarang ini," ujarnya berharap. (ilm)