BENGKALIS, GORIAU.COM - Armada kapal roro Bengkalis berkurang dari 5 menjadi 4 armada menyusul ditariknya KMP Banyumas oleh yang pemilik baru, PT SSU.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Bengkalis, H Jaafar Arief, Kamis (15/5/2014) menyebutkan, kurangnya satu armada roro melayani pelayaran Sei Selari- Air Putih Bengkalis tidak terlalu berpengaruh pada pelayanan arus penyeberangan. Namun jika armada hanya ada 4, kapal yang ada tidak dapat diistirahatkan.

"Dengan 4 armada roro memang tidak ada masalah dalam pelayanan penyeberangan.Kita pastikan layanan penyeberangan tetap optimal kita lakukan. Hanya saja kapal tak dapat diistirahatkan. Nesa kalau jumlah armada ada 5 atau 6,;kapal bisa istirahat bergiliran.Bagaimana operasional yang terus menerus akan berdampak pada kerusakan kapal," ungkap Jaafar.

Ia memohon maaf kepada masyarakar pengguna jasa penyeberangan jika merasa kurang nyaman dengan kondisi ini. Namun Jaafaf berjanji secepatjya pihaknya akan mendatangkan kapal pengganti.

"Insyaallah akhir Mei ini akan datang kapal pengganti yakni KMP Swarna Dharma milik PT Jembatan Nusantara," ujar Jaafar.

Selain kapal pengganti, Dishubkominfo kata Jaafar juga akan menambah armada roro, sehingga nantinya jumlah roro yang melayani penyeberangan sebanyak 6 unit.

Memang dengan kondisi dermaga dan jeti yang ada saat ini masih satu, belum dapat memaksimalkan kecepatan bongkar muat kendaraan, namun sebagaimana diungkapkan Jaafar Pemkab Bengkalis akan berupaya agar pembangunan pelabuhan roro yang baru dapat digesa.

"Bulan Juni ini Insyaalah akan dimulai pembangunan  pelabuhan roro di dua sisi, di Sei Selari kecamatan Bukit Batu dan di Air Putih kecamatan Bengkalis. Saat ini sedang dilakukan proses tender di ULP Bengkalis. Kita harapkan ada rekanan yang mampu menyelesaikan pekerjaan itu nantinya," ucapnya. (jfk)