
TELUKKUANTAN - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Telukkuantan, dr. David Oloan, MARS menyayangkan pernyataan Ketua Komite Medik, dr. Alfredo Hariadi, SpA mengenai surat edaran manajemen RSUD agar membuka pelayanan untuk pasien umum.
"Dia itu plin-plan. Kenapa? Sebab dia juga ikut mengkonsep surat edaran tersebut. Saksinya dr. Iwan. Nah, sekarang malah dia yang mengeluarkan pernyataan yang bertolak belakang dengan surat edarat. Bagaimana ini?" ujar David kepada GoRiau.com dengan nada kesal, Selasa (17/5/2016) malam di Telukkuantan.
"Bahkan, dalam rapat kemaren dia menyarankan agar saya harus tegas kepada para medis. Sekarang, lain lagi pernyataannya. Plin-plan kan? " lanjut David.
Dikatakan David, dibukanya layanan RSUD Telukkuantan untuk pasien umum mempertimbangkan banyaknya keluhan yang masuk ke Ombusdman RI, bahwa biaya pengobatan di luar mahal. Karena itu, Ombusdman perwakilan Riau menyarankan agar tetap membuka layanan untuk umum.
"Dengan catatan, obat-obatan diambil dari apotek luar. Kemaren, Ketua Komite Medik sudah sepakat dengan keputusan itu," tegas David.
Dikatakannya, membeli resep dari apotek luar tidak masalah. Sehingga, pelayanan pasien umum bisa dilakukan, tanpa menutup poli klinik.
Untuk rontgen, lanjut David, sparepart-nya sudah sampai dari Jepang dan teknisi sedang dalam perjalanan dari Rengat ke Kuansing.
"Mudah-mudahan, besok pagi teknisi sudah di Kuansing," ujar David.
Nah, dengan kondisi seperti saat ini, RSUD Telukkuantan bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Di luar tak ada rontgen, tetap bisa memberikan pelayanan. Bagaiamana dengan kita?" kata David.***