
PEKANBARU - Ketua Komisi II DPRD Riau, Robin P Hutagalung, mewanti-wanti Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk bisa melaksanakan program hibah ternak sapi kepada masyarakat di tahun 2022 mendatang.
Dikatakan Politisi PDIP ini, dia tak menginginkan jika nantinya lembaga DPRD Riau dianggap berbohong kepada masyarakat terkait program ini, dan ini juga akan berdampak pada kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Sebagai informasi, Ppogram bantuan sebanyak 2.300 ekor sapi pemprov Riau yang didanai APBD Riau 2021 kembali mengalami kegagalan dalam pelaksanaannya di tahun 2021 ini.
Sebab, waktu yang tersisa sangat singkat, sehingga pihak kontraktor pemenang tender menyatakan ketidaksanggupannya untuk melanjutkan kerjasama penyediaan sapi untuk program tersebut.
Adanya kendala teknis di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sehingga proses lelang penyediaan sapi dengan pihak ketiga baru dilaksanakan di penghujung tahun ini. Hal yang sama juga terjadi di tahun 2019 dan 2020 lalu.
"Kegagalan ini membuat para petani yang merupakan calon penerima mengalami kerugian, sebab kelompok tani (Poktan) sudah mempersiapkan kandang untuk tempat ternak mereka namun bantuan sapi tak kunjung mereka terima," kata Robin, Sabtu (13/11/2021).
Untuk itu, lanjutnya, Komisi II DPRD Riau membidangi peternakan mewanti-wanti agar Pemprov Riau tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama dalam melaksanakan program hibah ternak yang sempat gagal terealisasi di tahun anggaran sebelummya.
"OPD terkait harus mempersiapkan betul. Kalau bisa Januari atau Februari sudah ditenderkan agar terlaksana dan masyarakat tidak lama menunggu," tutupnya. ***