
RENGAT,GORIAU.COM - Warga Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Indragiri Hulu (Inhu) digegerkan dengan adanya penemuan sesosok mayat bayi laki-laki tanpa pembungkus disebuah parit kecil yang berada di Gang gang Alhijrah RT 45. Jasad bayi mungil itu pertama kali ditemukan oleh warga yang bernama Jasri Yanto (38) sekitar pukul 17.00 WIB, Sabtu (27/6/2015) sore tadi.
"Jasad bayi itu pertama kali ditemukan oleh Jasri Yanto yang juga merupakan Ketua RT daerah itu. Kaget melihat hal itu, Jasri langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Seberida", ujar Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo melalui Kasubag Humas Polres Iptu Yarmen Djambak kepada GoRiau.Com, Sabtu (27/6/2015) malam ini di Pematang Reba.
Disebutkan Yarmen, setelah menerima laporan tersebut, Kapolsek Seberida Kompol H Bastari beserta personil langsung turun ke Temapat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi dan membawa jasad bayi tersebut ke Puskesmas Seberida untuk dilakukan visum.
Dan setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, ternyata bayi malang itu merupakan anak seorang warga yang diketahi bernama Maryana Siregar (23) warga Desa Sabalubu, Padang Sidempuan, Sumut.
"Dari pengakuan Maryana, dirinya tinggal di Kelurahan Pangkalan bersama saudaranya Sati Sarman Siregar. Dan rumah mereka tepat disamping parit tempat ditemukan bayi malang itu. Karena ari-ari bayi yang dilahirkannya masih tinggal, Maryana juga dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan perawatan medis", tutur Yarmen.
Yarmen menerangkan, dari hasil interogasi pihak Polsek Seberida, bayi malang itu ternyata hasil hubungan gelap Maryana dengan kekasihnya saat mereka berada di Padang Sidempuan.
"Atas kejadian ini, Maryana yang merupakan ibu bayi itu ditetapkan sebagai tersangka. Untuk pengembangan kasus ini, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dalam kasus ini. Diantaranya, Jasri yanto yang merupakan RT setempat, Hasti Harahap yang merupakan tetangga tersangka", pungkasnya tegas.
(jef)