PEKANBARU - Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BCA di samping Kopitiam F1, Jalan HR Subrantas, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Pekanbaru-Riau nyaris dikuras rampok dan bahkan bagian depan ruko yang berada di dekatnya terbakar, Senin (4/4/2016) dinihari tadi.

Mesin ATM itu terbakar dan mengeluarkan asap berbau, setelah kawanan rampok gagal menguras uang di dalamnya. Perbuatan itu kepalang ketahuan oleh warga, bahkan mesin las yang digunakan para penjahat ini mengeluarkan percikan api sehingga asap pun mengepul.

Kuat dugaan, pelaku mengelas mesin ini dengan maksud mengambil uang yang ada di dalamnya. Namun aksinya diketahui, sehingga penjahat ini kabur melarikan diri ke hutan belakang. Bahkan ia tak sempat mengangkut perkakas kejahatannya.

"Kita temukan dua alat las, dua tabung gas 3 Kg, dua tabung gas hitam, sarung tangan, baju milik pelaku, palu besar, linggis dan dongkrak. Kita duga alat-alat ini yang digunakan untuk membobol ATM," kata Kapolsek Tampan, Kompol Ari Setiawan Wibowo, Senin pagi.

Awalnya warga yang berada disebelah merasa curiga ketika melihat ada mobil parkir di ruko kosong tersebut. Selain itu terdengar suara krasak-krusuk. Ia pun menghubungi polisi. Merespon ini, Polsek Tampan dan Polresta Pekanbaru langsung ke TKP.

Sadar kalau aksinya ketahuan, pelaku langsung kabur dengan menjebol tembok lalu kabur ke hutan yang ada di belakang. "Kita duga dia masuk melalui ruko kosong dengan merusak pintu. Lalu menjebol tembok kamar mandi dan masuk ke ruko yang ada ATMnya ini," sambung Ari.

Diduga, para pelaku sengaja membobol dinding itu agar mempermudah aksesnya dalam beraksi, ditambah lagi bangunan tersebut kosong. "Percobaan perampokan (gagal, red). Kita masih telusuri," tegas Kapolsek Tampan.

Menurutnya, saat polisi tiba di sana dinihari tadi, ruko tempat mesin ATM ini sudah penuh dengan asap berbau las dan sebagian ruko terbakar berikut dengan mesin ATM yang dicoba jebol oleh pelaku. "Api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran datang," ulasnya. ***