
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pihak Kepolisian Daerah Riau mengklaim pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden di berbagai wilayah kabupaten dan kota berjalan aman dan damai tanpa ada gangguan ketertiban masyarakat sama sekali.
"Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Riau yang berada di seluruh kabupaten dan kota karena telah bersama-sama menjaga stuasi aman dan kondusif saat pilpres kemarin," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo kepada pers di Pekanbaru, Kamis siang (10/7/2014).AKBP Guntur mengatakan, Polda Riau juga menyampaikan aspirasi yang besar bagi seluruh kalangan atau pihak pemerintah daerah yang telah bersama-sama membangun kepribadian masyarakat dengan mentak kuat, kebal terhadap berbagai bentuk provokasi."Maka kemudian terlaksanalah Pemilihan Umum Presiden yang aman, damai dan senantiasa kondusif," katanya.Namun demikian, kata Guntur, pihaknya masih tetap menyiagakan sejumlah personel untuk mengawal jalannya penghitungan suara di tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi.Hingga dilaksanakan pleno penghitungan suara mendatang, demikian Guntur, pengawalan masih akan terus dilaksanakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.Guntur menjelaskan, untuk sejumlah wilayah yang sebelumnya dianggap rawan konflik juga dilaporkan telah selesai dengan kondusif."Begitu juga di lokasi lima desa yang bersengketa antara kabupaten Rokan Hulu dengan Kampar. Pencoblosan di kawasan in juga dilaporkan aman terkendali," katanya.Pemilihan Umum Presiden 9 Juli lalu diikuti oleh dua pasang calon, yakni nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan nomor urut 2 adalah Joko Widodo-Jusuf Kalla. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Riau menyatakan, secara umum pilpres kemarin berjalan dengan baik, namun partisipasi pemilih tidak jauh berbeda dengan saat Pemilihan Umum Legislatif. (fzr/ant)