
PEKANBARU, GORIAU.COM - Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Riau mengungkap bahwa hampir seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam kondisi tidak sehat.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diingatkan agar berhati-hati dalam memberikan penyertaan modal kepada perusahaan plat merah tersebut.
Kepala BPKP Perwakilan Riau, Panijo menyarankan, sebelum dilakukan penyertaan modal untuk BUMD terkait, diharapkan ada studi kelayakan terlebih dahulu.
"Pemprov Riau harus berhati-hati dalam penyertaan modal ke BUMD. Untuk di Riau, banyak pengelola BUMD yang berurusan dengan penegak hukum," kata Panijo.
Bahkan dirinya meminta kepada Pemprov Riau untuk menjadikan laporan yang disampaikannya ini sebagai sebuah catatan untuk perbaikan ke depan.
"Itu harus menjadi catatan. Jangan proposalnya saja yang bagus," sambungnya.
Namun ditegaskannya, ternyata bukan hanya BUMD di bawah Pemprov Riau saja yang dalam kondisi tidak sehat, tetapi hampir merata di seluruh kabupaten dan kota di Riau.
"Seperti di Siak, Bengkalis dan lainnya yang berujung di jeruji besi," tukas Panijo.
Menurutnya, perlu ada perbaikan tata kelola BUMD-BUMD tersebut. "Pemprov Riau sudah melakukan itu dengan dilakukannya audit atas permintaan Pak Plt Gubernur Riau," sambung Panijo.***