
PEKANBARU, GORIAU.COM - Asosiasi Kontraktor Konstruksi Indonesia meminta Kementerian Perhubungan menutup Jembatan Siak III di Pekanbaru, Riau, sebelum menelan korban, karena kondisinya membahayakan pelintas.
Ketua Asosiasi Kontraktor Konstruksi Indonesia Syakirman mengatakan bagian tengah rangka penghubung jembatan bergeser 50 sentimeter dari posisi semula. Kondisi itu berbahaya bagi ribuan pengendara yang melintasi jembatan itu setiap hari.
Berdasarkan hasil survey yang dilakukan Kementerian Perhubungan, Jembatan Siak III atau Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah aman dilewati masyarakat. Namun, warga tetap meragukan kelayakan akses menuju pusat Kota Pekanbaru itu.
Oleh karena itu, Syakirman menilai pemerintah lamban menyikapi kekhawatiran masyarakat tentang kondisi jembatan yang diresmikan pada 2012 itu. ***