
TELUKKUANTAN – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby untuk memastikan fasilitas pendidikan ini berjalan sesuai rencana.
Sekolah Rakyat yang tengah dibangun ini dirancang untuk menyediakan jenjang pendidikan lengkap mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Proyek ini menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat luas.
Berdasarkan laporan terkini dari lapangan, pengerjaan fisik proyek telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. SF Hariyanto menyampaikan apresiasinya terhadap capaian tersebut dan menargetkan seluruh rangkaian pembangunan rampung pada pertengahan Agustus 2026.
"Alhamdulillah, tadi kami sudah mendapat penjelasan dari rekanan, kontraktor, dan PPK. Target penyelesaian pembangunan 18 Agustus 2026. Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 74 persen," ujar SF Hariyanto di sela peninjauan.
Ia optimistis seluruh rangkaian pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Dengan begitu, fasilitas pendidikan ini dapat segera difungsikan sebagaimana rencana awal pemerintah.
"Kami berharap tidak ada kendala lagi. Kita berdoa semoga seluruh pembangunan ini selesai tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan," harapnya.
Pemerintah Provinsi Riau bersama pemerintah kabupaten setempat berkomitmen penuh untuk menciptakan ekosistem belajar yang nyaman bagi siswa. Sebagai langkah awal operasional, gedung yang berada dalam kawasan stadion bola Kuantan Singingi tersebut akan mulai digunakan untuk proses transisi pada 14 Juli 2026.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini terlihat cukup tinggi. Saat ini, tercatat sebanyak 412 calon siswa telah mendaftarkan diri untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat tersebut.
"Kami ingin sekolah ini benar-benar nyaman, baik bagi anak-anak maupun orang tuanya. Harapannya, dari jenjang SD, SMP hingga SMA akan lahir generasi yang berkualitas dan memiliki masa depan yang lebih baik," tutupnya. ***