
RENGAT- Warga Belilas, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Inhu mulai gerah dengan kehadiran gerombolan anak punk didaerah mereka. Meski belum ada berbuat tindakan kriminal, namun sikap para anak punk itu dinilai sudah meresahkan warga khususnya para pedagang dan pengunjung.
"Kami sangat resah dengan kehadiran anak punk ini. Setiap kali mereka (anak punk red) ngamen, para pengunjung seperti ketakutan, bahkan ada pengunjung yang batal berbelanja," ujar Santi (30) salah seorang pedagang pakaian di Pasar Belilas kepada GoRiau.com, Sabtu (19/12/2015).
Selain itu sebut Santi, selain tampang anak punk itu yang dekil, bau badan mereka juga menyengat penciuman. "Baunya parah, kayak orang ngak mandi selama sebulan," tukasnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Rizal (40). Dirinya sangat resah atas kehadiran para anak punk tersebut. Dengan demikian, dirinya berharap kepada adanya penertiban yang dilakukan pihak terkait.
"Anak punk itu berjumlah 8 orang. Sudah sejak tiga hari lalu mereka berkeliaran di Belilas ini. Sebelum terjadi perbuatan kriminal, diharapkan pihak terkait dalam hal ini Satpol PP Inhu dan polisi untuk melakukan penertiban," pungkasnya.***