PEKANBARU – Kabar bergabungnya Penjabat (Pj) Gubernur Riau SF Hariyanto ke Partai Golkar kian santer terdengar. Hal ini semakin kuat setelah pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Riau, Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Menurut Doli, peluang SF Hariyanto untuk menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Riau sangat terbuka selama memenuhi ketentuan yang berlaku dalam AD/ART, Peraturan Organisasi (PO), dan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) partai.

“Selama ia mendapatkan diskresi dari Ketua Umum, itu bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam forum Musda besok. Jadi, ada dua kemungkinan: kader yang memenuhi dukungan minimal 30 persen suara bisa diterima, dan non-kader pun bisa maju asal mendapat dukungan 30 persen serta memiliki diskresi dari Ketua Umum,” jelas Doli di Pekanbaru, Jumat (7/11/2025).

Ia menambahkan, jika pada Musda besok ada calon yang datang membawa seluruh persyaratan tersebut, maka forum akan menerimanya secara sah.

Lebih lanjut, Doli juga menyinggung hubungan baik antara SF Hariyanto dan Partai Golkar yang sudah terjalin cukup lama. “Saya sudah lama kenal dengan beliau, sejak menjabat Sekda hingga Pj Gubernur. Beliau juga sering berkomunikasi dengan tokoh-tokoh Golkar, bahkan pernah bertemu langsung dengan Ketua Umum dan beberapa Wakil Ketua Umum DPP. Kami anggap beliau mitra dekat Partai Golkar,” ujarnya.

Informasi yang didapat GoRiau.com, Ketum DPP Partai Golkar Bahlil telah merestui Yulisman menjadi Ketua DPD Partai Golkar Riau periode 2025-2030 sedangkan SF Hariyanto akan menempati posisi dewan pertimbangan.

Jumat (7/10/2025) malam, dikabarkan Yulisman yang juga anggota DPR RI ini mengumpulkan seluruh ketua DPD II Partai Golkar di kediamannya di Kota Pekanbaru untuk meminta dukungan suara, sebelum mendaftar ke panitia SC Musda Golkar Riau malam ini. ***