
BOGOR – Polisi terus menyelidiki kasus pembakaran kantor redaksi Harian Pakuan Raya (PAKAR) di Bantarjati, Bogor, Jawa Barat, dengan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Namun, CCTV milik Dinas Perhubungan Jawa Barat yang berada di lokasi dilaporkan tidak berfungsi pada saat kejadian.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho, menyatakan pihaknya sedang mencari CCTV lain yang beroperasi di area sekitar untuk melacak pelaku. "CCTV dari Dishub mati pada tanggal tersebut. Kami masih berupaya menyisir CCTV lain di sekitar lokasi," jelas Aji pada Minggu (29/12/2024).
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengidentifikasi titik awal api berada di halaman depan kantor redaksi Harian PAKAR. Material yang ditemukan di lokasi meliputi kardus, botol plastik, dan kabel AC yang hangus terbakar.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (28/12/2024) dini hari, dan diduga dilakukan oleh dua orang tidak dikenal. Seorang saksi mata, Aditia, yang merupakan pengemudi ojek daring, melihat kedua pelaku menggunakan sepeda motor. "Salah satu pelaku turun membawa kardus dan bensin dalam botol plastik, lalu langsung membakar bagian depan kantor PAKAR," ungkap Aditia.
Saksi juga menyebut pelaku kedua tetap menunggu di motor saat rekannya menyalakan api. Setelah pembakaran, keduanya melarikan diri menggunakan sepeda motor. Aditia dan seorang pemilik warung di sekitar lokasi kemudian berjibaku memadamkan api untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. ***