
DURI - Telah belajar hampir 3 tahun dibangku SMA, harapan siswa hanya bisa lulus dengan hasil yang baik dan melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi atau memilih bekerja dengan memanfaatkan ijazah SMA. Namun harapan ini mungkin tidak ada pada EA, salah seorang siswa SMAN 4 Mandau.
EA yang dikenal pintar sehari-hari dalam belajar cukup membuat para guru disekolah kaget, ketika EA memilih tidak masuk lagi kesekolah seperti biasanya. Menjelang ujian semester pertama, EA sudah mulai jarang masuk ke sekolah. Namun EA tetap mengikuti ujian sekolah dan namanya pun sudah dimasukan dalam Daftar Nominatif Tetap (DNT) sebagai peserta Ujian Nasional (UN).
Pihak sekolah bagian Kesiswaan, sudah melakukan upaya pendekatan kepada EA dan juga orangtuanya. Dengan tujuan, EA dapat aktif kembali ke sekolah seperti biasanya. Namun usaha yang dilakukan sekolah masih buntu. Orangtua EA sama sekali tidak merespon positif, untuk melanjutkan pendidikan anaknya.
Kepala Sekolah SMAN 4 Mandau, Haem Basrian melalui Wakil Kesiswaan, Rida Yanti Lubis MPd saat dikonfirmasi GoRiau.com mengatakan bahwa EA sendiri pada dasarnya memiliki keinginan tetap bersekolah. Namun karena ada masalah keluarga, ia akhirnya ikut pindah dengan ibu nya ke Kalimantan.
"Kemungkinan ada masalah keluarga anak ini. Sebab, anak ini pintar disekolah. Kita dari sekolah selalu mengusahakan beasiswa untuk dia karena kebetulan dia juga dari keluarga kurang mampu. Dimana pun dia berada saat ini, kami gurunya sangat berharap EA bisa melanjutkan pendidikannya," kata Rida. ***