
DUMAI - Pelarian panjang seorang pemuda usai terlibat insiden fatal di sebuah warung tuak akhirnya terhenti. Tersangka, Amin Rais (27) diringkus tim gabungan kepolisian saat bersembunyi di balik lemari sebuah rumah di kawasan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (16/6/2026) dini hari.
Penangkapan ini merupakan titik terang dari pencarian intensif yang dilakukan aparat sejak kejadian tragis bulan lalu. Pertikaian yang bermula dari cekcok mulut tersebut mengakibatkan Suyetno (41) kehilangan nyawa usai sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Narai Dumai, Rabu (6/5/2026).
Kapolsek Sungai Sembilan, Iptu Apriadi dibantu Kanit Reskrim, Ipda Carlos L Pasaribu, langsung bergerak cepat memimpin operasi penangkapan usai mengantongi informasi intelijen akurat terkait jejak pelarian tersangka.
"Tersangka berhasil kami amankan tanpa perlawanan berarti saat mencoba bersembunyi di sudut kamar tepatnya di belakang lemari pakaian," ungkap Iptu Apriadi memberikan keterangan terkait proses penggerebekan tersebut.
Operasi senyap yang dilakukan sekira pukul 00.30 WIB itu tidak hanya mengamankan tubuh tersangka. Petugas juga menyita satu unit sepeda motor merek Sonic yang digunakan sebagai sarana transportasi saat tersangka melarikan diri dari lokasi kejadian.
Kepolisian saat ini terus mendalami motif utama di balik eskalasi emosi yang memicu tindakan nekat tersebut. Pengakuan awal tersangka membenarkan adanya pertikaian sengit yang membuat dirinya gelap mata hingga menggunakan senjata tajam.
"Barang bukti beserta tersangka sudah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih mendalam guna melengkapi berkas perkara sebelum diserahkan ke pihak kejaksaan," pungkasnya. ***