PEKANBARU - Kandidat Walikota Pekanbaru H Jufri Zubir mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon Walikota (Bacawako) Pekanbaru 2017-2022 kepada Sekretariat DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Jalan Bangau, Kecamatan Sukajadi, Rabu (6/4).

Ketika pengembalian formulir, Jufri didamping tim sukses dan tim media-nya. Setibanya di kantor partai politik besutan Prabowo Subianto itu, H Jufri Zubir langsung diterima Ketua DPC Gerindra Pekanbaru Esweli didampingi Ketua Tim Penjaringan Bacawako Pekanbaru Boyke Amri.

Menurut Boyke, Jufri merupakan bakal calon walikota yang ke-12 pengembalikan formulir, sejak pihaknya membuka penjaringan 23 Maret lalu. Pihaknya masih menunggu pendaftarkan dari bakal calon lain karena pendaftaran tersebut bakal ditutup 23 April nanti.

Setelah menerima pengembalian formulir, nanti akan dibahas lagi di internal partai. Hasilnya berupa beberapa calon walikota dan calon wakil walikota nanti diteruskan kepada pihak DPD Partai Gerindra Riau untuk dilakukan fit and propert test.

Jufri Zubir, usai mengembalikan formulir Bacawako Pekanbaru, menyatakan dirinya terpanggil ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setelah melihat beberapa nama kandidat lain. Hati kecilnya kemudian tergerak untuk membangun kota kelahirannya.

"Ini pertama kali saya mendaftarkan diri ke partai politik sebagai bakal calon Walikota Pekanbaru periode 2017-2022. Pertimbangan saya, saya dilahirkan dan besarnya di Kota Pekanbaru. Saya pulang kembali ke Pekanbaru untuk berpartisipasi membangun kota ini ke depannya,'' tutur pengusaha dan pemilik Puntyy Grup tersebut.

Dalam kesempatan wawancara, Jufri menyampaikan komitmennya terkait pengelolaan APBD Pekanbaru jika dirinya terpilih sebagai Walikota Pekanbaru. "Saya tegaskan keluarga dan kerabat saya tidak diperbolehkan 'bermain' dengan kue APBD Pekanbaru. Selain itu kita akan buat pengelolaan APBD tersebut nantinya jauh lebih transparan dibandingkan sebelumnya. Semua pihak dipersilahkan mengontrol langsung penggunaan APBD Pekanbaru," katanya secara tegas.

Selain itu dirinya bertekad mengundang investor baik lokal, Asia maupun mancanegara untuk menanamkan modalnya di ibukota Provinsi Riau ini. "Soal investasi, saya punya jaringan yang sangat banyak di Asia maupun mancanegara. Kita akan ajak mereka semua berinvestasi di Pekanbaru. Tapi tentunya dengan sejumlah aturan-aturan yang berlaku. Minimal investasi tersebut akan mengurangi tingkat pengangguran di Kota Pekanbaru yang sudah sangat mengkhawatirkan," tambah pengusaha trading tersebut.

Selain itu Jufri secara tegas menyatakan siap menandatangani pakta integritas di hadapan semua elemen masyarakat terkait poin-poin yang dijanjikannya kepada masyarakat Pekanbaru. Dan siap mundur jika tidak ada realisasi atas janji-janji tersebut. Dirinya yakin dengan empat poin yang dikemukakannya tersebut yakni jujur, transparan, tegas serta humanis mampu mewujudkan harapan baru bagi masyarakat Kota Pekanbaru.

Sementara pertimbangan dirinya memilih ''kendaraan politik'' Partai Gerindra, Jufri mengaku kenal baik dengan Ketua Umum DPP Prabowo Subianto. "Makanya saya mendaftar ke Gerindra. Dan besar harapan saya Partai Gerinda akan memberikan kesempatan bagi saya,'' ucapnya seraya menambahkan dirinya sudah mempersiapkan bakal calon wakil walikota dari kalangan akademisi.rls