SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti belum bisa menyalurkan bantuan untuk masyarakat korban kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Tebingtinggi Timur. Sebab, sampai saat ini kepala desa setempat tak kunjung menyerahkan daftar calon petani dan calon lahan.
Demikian disampaikan Kepala DPPKP Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis, ketika ditemui di kantornya, Kamis (12/6/2014) siang.
"Kita masih menunggu CPCL dari kades. Itu dalam bentuk proposal nantinya," ungkap lelaki yang akrab dipanggil Icut itu.
Ditambahkan Icut, jika proposal bantuan itu telah diserahkan, DPPKP akan langsung memberikan bantuan tanaman jagung, sayur-sayuran atau tanaman yang cocok untuk dibantu ke masyarakat tersebut.
"Nanti setelah mereka serahkan proposal itu, kita akan lihat tanaman apa yang cocok. Kalau bisa akan langsung kita alokasikan," tambah Icut pula.
Sebelumnya, Kamis (24/4/2014) yang lalu Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi meminta DPPKP dan Dishutbun untuk menyiapkan bantuan kepada masyarakat Desa Kepau Baru dan Desa Teluk Buntal Kecamatan Tebingtinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang menjadi korban Karhutla beberapa waktu lalu.
Kata Irwan, program bantuan tanaman yang dimaksud sangat cocok untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang belakangan merosot akibat terjadinya karhutla beberapa waktu lalu.
"Program ini sangat bagus sebagai jalan keluar pasca karhutla. Karena panennya tidak memakan waktu lama, " ungkap orang nomor satu di kabupaten termuda se Riau itu.
Selain itu, Irwan juga meminta kepada kepala desa dan pemerintah kecamatan, diminta untuk memperhatikan potensi daerah yang terjadi karhutla baik di darat maupun di laut.
(zal)