PEKANBARU, GORIAU.COM - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru, Ir. Edwar Yunus mengaku sangsi dengan ucapan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, Surya Maulana beberapa waktu lalu di media massa. Dimana, Surya Maulana mengkritik pengelolaan Pasar Ikan Hygienis (PIH) yang dibangun Pemprov Riau untuk Kota Pekanbaru.
"Saya sudah jumpa dengan Pak Surya dan dia mengaku tidak ada ngomong seperti itu. Dia juga bilang, itu hanya pandai-pandai wartawan saja," kata Edwar saat dikonfirmasi GoRiau.com, Kamis (12/6/2014) di Jalan Ibrahim Satta, tempat PIH berdiri.
Dijelaskan Edwar, PIH dibangun dengan bugjet sharing antara Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru untuk menunjang tercapainya program nasional. "Dan sangat tidak mungkin rasanya jika PIH ini diambil alih oleh Pemprov Riau," katanya.
Pernyataan itu menyusul adanya ancaman dari Diskanlau Riau yang akan mengambil alih PIH, jika Pemko Pekanbaru tidak cepat bertindak secara maksimal dalam mengelolanya.
"Kalau diambil, sama halnya dengan jeruk makan jeruk, dong," lanjut Edwar. Maksud Edwar, ketika itu PIH belum diserahkan sepenuhnya ke Pemko Pekanbaru namun sudah mau diambil alih. "Kan, aneh," tambahnya.
"Sebetulnya, yang mengerti permaslahan ini Kadis lama, Irwan Effendi. Kalau yang sekarang, tidak paham dengan kerjasama ini," ulas Edwar. Ia menegaskan, pembangunan PIH merupakan hasil kerjasama antara dirinya dengan Irwan Effendi, Kadiskanlau Riau sebelum Surya Maulana.(san)