PEKANBARU, GORIAU.COM - Bakal Calon Gubernur Riau 2013-2018 H. Jon Erizal, SE, MBA meminta nasehat kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau. Nasehat para ulama ini diperlukan agar tidak salah dalam melangkah. ‘’Selain nasehat, kita juga butuh do’a dari para ulama. Sebab, do’a para ulama ini tentu lebih cepat diijabah Allah SWT,’’ ujar Jon Erizal dalam kunjungan ke MUI Riau, Rabu (30/1/2013).

Ketua MUI Riau, Prof. Dr. Mahdini, MA yang didampingi Sekretaris H. Fajeriansyah, LC, dan wakil ketua Drs H Razuli Khatib dan Syafruddin Sa’an, LC, menyambut baik kedatangan Jon Erizal dan rombongan. ‘’Kami sangat welcome kepada semua calon Gubernur Riau. Apalagi ini menyangkut calon pemimpin Riau ke depan. Silaturrahmi seperti ini perlu dilakukan,’’ ujar guru besar UIN Susqa itu.

Kepada Jon Erizal, Mahdini menitipkan dua pesan. Pertama, takut kepada Allah, dan Kedua, jangan bohongi rakyat. Dari pengalaman yang lalu, katanya, ada calon-calon pemimpin yang membohongi rakyat. Sehingga ketika sudah terpilih, dia lupa dengan yang dijanjikan. ‘’Takutlah kepada Allah karena dengan takut itu, kita tidak akan membohongi rakyat,’’ katanya.

Mahdini menegaskan seorang gubernur harus memiliki hubungan yang baik dengan lembaga-lembaga keagamaan, termasuk MUI. Sebab, MUI sekarang bukan lagi ‘’tukang stempel’’ yang hanya diperlukan jika ada kepentingan penguasa. ‘’Jadikanlah MUI sebagai mitra untuk membina umat,’’ pintanya.

Jon Erizal berterima kasih atas pesan dan nasehat yang diberikan MUI. Sebagai orang muda yang pengetahuannya terbatas, Jon Erizal merasa amanah yang diberikan masyarakat ini cukup berat. Namun dia bertekad dan berdo’a agar mampu untuk menjalankannya semaksimal mungkin. ‘’Mohon do’anya, tidak hanya sampai menjadi gubernur, tapi sampai menjalankan tugas gubernur, agar saya tak lupa dan tetap seperti sekarang ini,’’ ujarnya. (rls)