
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Provinsi Riau bakal unik. Pasalnya, jika kabut asap semakin tebal, maka area pertandingan akan dipenuhi orang-orang yang mengenakan masker, mirip seperti di ruang operasi dokter. Pasalnya, sampai tiga hari jelang pembukaan, kabut asap yang menyerbu Riau tak juga kunjung teratasi.
Humas Bidang Kesehatan PB PON, dr Nuzzelly Husnedi kepada wartawan, Jumat (7/9/2012 mengatakan tim kesehatan sudah diturunkan dan siaga di sejumlah posko. Selain itu tim kesehatan juga sudah menyediakan 50 ribu masker untuk mengantisipasi kabut asap kiriman yang menyelimuti Pekanbaru dalam beberapa hari belakangan.
"Kita sudah menyiapkan 50 ribu masker, jika ada kontingen yang khawatir dan ingin menggunakan masker saat berlatih, silahkan minta langsung ke posko Bidang Kesehatan di Kantor Dinas Kesehatan," jelasnya.
Meskipun demikian, Nuzelly memberikan garansi kabut asap tipis yang menyelimuti Kota Pekanbaru beberapa hari terakhir belum berdampak terhadap kesehatan atlet. Ini dapat dilihat dari layar monitor pamantau kualitas udara Indeks Standart Pencemaran Udara (ISPU) yang terpasang di beberapa titik di Kota Pekanbaru.
"ISPU itu pedoman kita, karena berstandar internasional. Karena itu kita tidak begitu khawatir dengan kondisi udara ini, karena dari ISPU jelas menunjukkan kondisi udara masih normal," tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang Kesehatan PB PON, Katijo Sempono, Kamis (6/9/2012), mengatakan selain menyediakan masker, panitia juga menyiapkan 64 ambulance dan 1.372 tenaga kesehatan. Sebanyak 64 ambulance ini akan standby di 28 venue, sejumlah hotel dan wisma yang menjadi tempat menginap kontingen PON serta posko medical center yang berada di Bandara SSK II Pekanbaru dan Sport Center Rumbai.
Diterangkannya, tim kesehatan ini akan bekerja selama 24 jam melayani kontingen PON di Riau. Karena itu, dia meminta seluruh petugas kesehatan memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal sebagai bentuk pengabdian kepada negara, mengingat PON merupakan event nasional.
"Dari 1.372 tim kesehatan yang ada di Pekanbaru, terdiri dari 160 dokter. Sedangkan sisanya terdiri dari perawat yang kita rekrut dari sejumlah rumah sakit yang merupakan mitra kerja Dinas Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Riau," jelasnya.
Dipaparkannya, tim kesehatan ini tidak hanya ada di Pekanbaru, karena seluruh Kabupaten/kota yang menjadi penyelenggara pertandingan juga membentuk tim kesehatan yang berada dibawah koordinasi PB PON. "Kalau ditotalkan semuanya tim kesehatan ini berjumlah sekitar 4 ribuan," terangnya. (*/rsc)