
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pasca ambruknya kanopi venue PON 2012 di Riau, Kamis (6/9/2012) yang dibangun PT Perkebunan Nusantara V Pekanbaru, anggota DPRD Riau meminta kepada tim teknis yang terdiri dari ahli bangunan dan gedung di Dispora dan Pekerjaan Umum untuk melaukan pengecekan terhadap fisik seluruh venue yang ada di Riau. Jika tidak, dikhawatirkan akan terjadi peristiwa yang sama di venue yang lain.
Anggota DPRD Riau Riki Hariansyah kepada wartawan, JUmat (7/8/2012) mengatakan, walau saat ini peristiwa tersebut baru terjadi di venue tenis, namun dikhawatirkan bisa terjadi juga di venue lainnya, khususnya main stadium. Pasalnya, banyak venue yang yang belum siap tapi baru bisa digunakan.
''Tim ahli bangunan yang ada di Dispora dan Dinas PU harus turun ke lapangan untuk mengecek seluruh venue yang ada. Kita khawatir kejadian ini terulang kembali. Pasalnya, kanopi tenis ambruk walau angin tidak begitu kencang. Sementara Riau sering dilanda angin kencang,'' ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini.
Selain venue tenis, venue futsal yang baru saja dipasang atap juga harus diperiksa. Meski tidak terjadi apa-apa, kewaspadaan tersebut tetap harus ditanamkan. Jika terjadi di futsal bisa lebih gawat karena cabor tersebut sudah menggelar pertandingan.
Seperti diketahui, kemarin kanopi pintu masuk utama lapangan tenis PON XVIII di Pekanbaru, Riau, ambruk akibat terjangan hujan dan angin kencang. Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Hanya sebuah mobil rusak akibat tertimpa material bangunan dan tiga orang terluka. Peristiwa tersebut terjadi Kamis (6/9) sore sekitar pukul 17.00 WIB, sehingga kanopi berukuran 20 meter x 15 meter tersebut ambruk. Jumat (7/9/2012) tim dari Kementerian Pemuda Olahraga juga sudah diturunkan untuk memastikan keadaan di sana, tim dikerahkan untuk melakukan pengecekan. ***