
PEKANBARU – DPRD Kota Pekanbaru mengingatkan pentingnya stabilitas pasokan listrik menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, menyusul kekhawatiran masyarakat atas potensi terulangnya pemadaman total atau blackout yang sebelumnya sempat terjadi di sejumlah wilayah Riau.
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois, meminta PT PLN memastikan pelayanan kelistrikan tetap terjaga selama momentum hari besar keagamaan tersebut, terutama saat masyarakat menjalankan ibadah dan kegiatan penyembelihan hewan kurban.
“Kita berharap jangan sampai ada pemadaman listrik pada saat momen yang sangat penting bagi masyarakat, terutama yang merayakan Iduladha,” kata Rois, Senin (25/5/2026).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, apabila pemadaman listrik memang tidak dapat dihindari, maka pelaksanaannya sebaiknya tidak dilakukan pada hari-hari krusial saat masyarakat tengah menjalankan aktivitas keagamaan.
“Sebisa mungkin atas nama masyarakat, jangan sampai ada pemadaman. Kalaupun harus ada, jangan di hari-hari itu,” ujarnya.
Menurut Rois, persoalan lain yang tidak kalah penting adalah keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait jadwal pemadaman listrik.
Ia menilai masyarakat perlu mendapatkan pemberitahuan lebih awal agar memiliki waktu melakukan berbagai persiapan.
“Kalaupun ada pemadaman, informasi itu harus sampai ke masyarakat sehingga ada persiapan. Setidaknya handphone bisa dicas dulu, kemudian menyiapkan lampu cadangan atau emergency,” katanya.
Peringatan tersebut disampaikan menyusul peristiwa blackout yang sebelumnya sempat melanda hampir seluruh wilayah Provinsi Riau secara mendadak dan berdampak pada aktivitas masyarakat.
Karena itu, DPRD Pekanbaru berharap gangguan serupa tidak kembali terjadi pada momentum Iduladha yang menjadi salah satu hari besar keagamaan bagi umat Islam.
“Artinya informasi itu harus sampai, mana-mana wilayah yang akan padam. Tapi sekali lagi, kalaupun harus ada pemadaman, jangan di hari-hari yang memang ditunggu-tunggu sebagian masyarakat,” ujar Rois. ***