
TAPUNG, GORIAU.COM - Geliasa Jay (40) yang tewas pada lakalantas tadi pagi, Rabu (30/1/2013) terjadi karena saat menikung, tiba-tiba datang sebuah tronton berkecepatan tinggi dari arah yang berlawanan. Saat itu, koran yang bekerja sebagai pegawai swasta ini, mengendarai sepeda motor jenis Honda dengan Nopol BM 6896 OR dari arah Simpang Petapahan hendak menuju arah Bangkinang.
"Namun, naas saat hendak menikung korban tabrakan, sehingga mengalami luka-luka, dan meninggal dunia di TKP," terang Kapolsek Tapung Kompol Syofyan melalui Panit Lantas Ipda Daren Mayser saat dikonfirmasi wartawan, Rabu siang menjelang sore.
Menurut Ipda Daren, setibanya di Jalan Umum KM 30/31, Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, saat hendak menikung di Jalan tikungan, tiba-tiba dari arah berlawanan kendaraan yang tidak diketahui identitasnya, langsung menabrak korban yang mengakibatkan pengendara sepeda motor GJ itu, mengalami luka-luka dan langsung meninggal dunia di TKP.
"Sedangkan kendaraan yang belum diketahui identitasnya, langsung lari dari TKP. Kasus tabrak lari ini masih dalam penyelidikan Polsek Tapung. Dan korban telah dibawa ke Puskesmas Tapung," jelasnya.
Sebelumnya diberikatakan, Nasib malang diterima Geliasa Jay (40), warga Petapahan, Kampar. Di saat lagi ceria karena bisa melakukan aktifitas dalam suasana pagi yang cerah, Jay ketabrak tronton dengan kecepatan tinggi. Tak ayal, hantaman mobil berat itu membuat korban tewas di tempat. Peristiwa itu terjadi Rabu (30/1/2013) pagi tadi.
Informasi yang berhasil dirangkum menyebutkan, korban tabrak lari pagi itu terjadi sekitar pukul 07:15 WIB. Saat itu, korban mengunakan sepeda motor jenis Honda dengan plat Nomor Polisi (Nopol) BM 6896 OR.
Kapolsek Tapung Kompol Syofyan SH MH didampingi Perwira Unit (Panit) Lalu Lintas Ipda Daren Mayser saat di konfirmasi wartawan, Rabu siang, membenarkan adanya korban tabrak lari dan meninggal dunia di TKP.
"Korban meninggal dunia di TKP, saat ini tim masih berada di sekitar TKP mengumpulkan informasi karena pelaku melarikan diri. Data yang baru didapat pelaku mengunakan truk besar jenis tronton menuju ke arah Suram, Tapung Hulu," ungkap Ipda Daren. (rif)