
PEKANBARU – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Riau (KPU Riau) berupaya meningkatkan jumlah pemilih muda pada Pemilu 2024. Salah satunya dengan cara lebih mengintensifkan sosialisasi Pemilu 2024 dengan fokus pada media sosial.
Ketua KPU Riau, Ilham Muhammad Yasir kepada GoRiau.com, Sabtu (14/10/2023) mengatakan, potensi pemilih kedepan akan lebih besar dari generasi muda.
''KPU Riau akan terus menggencarkan publikasi terkait Pemilu 2024 melalui platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok melalui akun resmi KPU Riau,'' ujarnya.
Dikatakannya, pemilih pemula aktif berada di dunia maya, pemilu mendatang didominasi oleh pemilih pemula dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMA hingga perguruan tinggi.
Selain itu, Ilham juga mengungkapkan alasan di balik keputusan KPU Riau untuk tidak menggunakan baliho dalam proses sosialisasi, menurutnya, selain tidak masuk dalam anggaran sosialisasi dari pusat, penggunaan baliho dinilai kurang efisien.
"Kami percaya bahwa penggunaan media sosial akan lebih efektif dalam mencapai pemilih, terutama generasi muda yang aktif di dunia digital," ujar Ilham.
Ilham juga mengajak partai politik untuk turut berperan dalam mensosialisasikan Pemilu 2024 kepada calon legislatif mereka.
Dia berharap agar partai politik dapat mengingatkan para calegnya untuk mengajak pemilih ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 14 Februari 2024.
Selain itu, pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota juga diharapkan aktif dalam mendukung upaya sosialisasi ini, karena Pemilu 2024 dianggap sebagai pesta demokrasi bersama. ***