PEKANBARU, GORIAU.COM - Kabupaten Bengkalis merupakan daerah 'tersubur' dalam menghasilkan 'hotspot' (titik panas) sepanjang munculnya titik di Provinsi Riau sejak 2015 ini. Peluang kebakaran hutan dan lahan (karhutla) cukup besar terjadi di sana.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama pemkab dan instansi terkait mendapat 'PR' dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya untuk memfokuskan hujan buatan di Kabupaten Bengkalis.

"Itu instruksi dari Ibu Menteri, karena Bengkalis saat ini rawan titik panas," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Riau, Yulwiriati Moesa.

Hampir setiap harinya data dari Karhutla Monitoring System (KMS) mendapati Bengkalis selalu ada titik panas. Hal ini yang menjadi dasar agar hujan buatan yang akan dilaksanakan harus fokus ke Bengkalis.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, terpantau sebanyak 15 titik panas di Wilayah Riau, Rabu (18/2/2015) pagi ini.

Diantaranya Bengkalis (6), Indragiri Hilir (3), Pelalawan (3) dan Rokan Hilir (3).***