
PEKANBARU, GORIAU.COM - PB PON Riau menuai kritik. Pasalnya, pada penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII, panitia kembali menetapkan penjualan tiket jika ingin menonton langsung seremoni penutupan di Stadion Utama Riau, Kamis (20/9/2012) besok.
Dari awal kita sudah tidak setuju dengan tiket pembukaan PON, apalagi penutupan. Dasarnya tidak jelas,'' jelas anggota Komisi D DPRD Riau Jabarullah SSos kepada wartawan, Rabu (19/9/2012).
''Tidak semua rakyat Riau ini kaya dan mampu beli tiket. Anehnya, orang tua siswa yang ingin menyaksikan anaknya menari dan tampil di acara pembukaan dan penutupan juga harus bayar. Anaknya dimanfaatkan untuk memeriahkan PON, tapi untuk menyaksikan penampilan anaknya mereka tak bisa,'' ujar politisi PPP ini.
Khusus untuk acara pembukaan, Jabarullah yakin, masyarakat tidak akan membeli tiket karena masyarakat sudah dapat pengalaman saat pembukaan yang akhirnya digratiskan.(nti)