
PEKANBARU, GORIAU.COM - Hampir setiap kejuaraan, atlet voli pantai selalu mengunakan pakaian seksi. Tapi, hal tersebut tidak akan terlihat di perhelatan Islamic Solidarity Games (ISG) III yang akan berlangsung di Riau. Pakaian atlet cabang ini bakal disesuaikan dengan ajang yang diikuti negara-negara Islam se-dunia ini.
Sebelumnya, cabang voli pantai tidak masuk dalam daftar cabang yang akan dipertandingkan di ISG. Tapi, setelah melalui beberapa tahapan dan rapat, cabang tersebut akhirnya resmi menjadi salah satu cabang dari 18 cabor yang diperlombakan nanti. ''Voli pantai sudah resmi masuk dalam ISG nanti,'' ujar Ketua Harian panitia lokal ISG di Riau, Syamsurizal.
Hanya saja, untuk pertandingan cabang tersebut tidak dilakukan seperti lazimnya yakni di pantai. Sebab, untuk pelaksanaan cabang yang diikuti dua orang dalam satu tim ini sudah diputuskan di Pekanbaru. ''Lokasinya tidak dipinggir pantai walau namanya voli pantai. Kita akan buat di sekitar Stadion Utama Riau. Kita akan buat lapangan yang berpasir,'' ujarnya.
Bukan saja tempat, untuk pakaian atlet panitia juga akan menyesuaikan. Yang jelas, atlet voli pantai yang berlaga di ISGI tidak akan mengunakan pakaian seksi-seksi. Pada pertandingan voli pantai pada umumnya, pertandingan yang dilaksanakan di pinggir pantai, para atletnya menggunakan pakaian - pakaian seksi baik pria maupun wanitia.
Voli pantai mempertandingkan dua nomor yakni nomor putra dan putri. Sejauh ini belum diketahui negara-negara mana yang akan mengikuti pertandingan cabor voli pantai ini. Selain voli pantia ada 17 nomor lagi yang akan dipertandingkan. Cabor lainnya tersebut yakni atletik, renang, panahan, wushu, panjat tebing, taekwondo, angkat besi, takraw, pencak silat, tenis, bola voli, basket, dayung, karate, sepakbola dan badminton. (nti/rsc)